Saya sengaja ingin mengkhususkan tulisan tentang sebuah rumah sakit, dimana selama 5 hari kami merasa begitu dekat pada-Nya.
Rumah sakit ini tergolong rumah sakit yang baru di Mataram. Awalnya, rumah sakit ini adalah sebuah klinik. Sudah sering mendengar teman bercerita tentang rumah sakit baru ini, bagus katanya. Tetapi, belum terpikir untuk suatu saat jika ada yang sakit akan dibawa kesana.
Hingga benar-benar terjadi, anak bungsu kami panas suhu tubuhnya di luar dari kebiasaan, dan lab tempat kami ingin memeriksakan darahnya tidak memiliki serum yang kami maksud. Berangkatlah kami ke rumah sakit ini, dengan tujuan utamanya adalah labnya.
Begitu masuk, keramahan karyawan/watinya mulai terasa. Suasana di dalamnya terasa nyaman. Hati semakin sejuk tatkala melihat sebagian dari karyawatinya berbusana muslimah. Urusan administrasinya juga tidak begitu rumit (baca: cepat).
Saya dan suami sepakat, jika ternyata anak kami nantinya harus diopname, kami akan membawanya kesana.
Ketika kemudian hasil lab menunjukkan bahwa anak kami harus diopname, saya langsung membawa ke UGD RS tersebut. Pelayanan sempat tertunda karena hasil lab dibawa oleh teman saya. Setelah memastikan anak saya dapat kamar, dan hasil lab sudah diterima, anak saya langsung diberi tindakan infus. Dokter dan petugasnya nampak sabar meski jarum infus sulit menemukan urat tangan dan kaki anak saya, juga meski anak saya meronta-ronta. Kondisi yang demikian sangat membantu saya, sebagai orang tua yang saat itu dalam kondisi hati yang gelisah.
Setelah kamar siap, anak kami dipindah ke kamar. Kamar yang nyaman dan bersih. Memang sesuai standar perusahaan tempat suami bekerja, kamar yang kami terima adalah VIP, tapi saya sempat mengintip kelas yang lebih rendah, ruangan juga nyaman dan bersih. Rumah sakit ini memang benar-benar memperhatikan kebersihan. Dua hari sekali kamar dibersihkan dan kamar mandi disikat. Sampah tak sampai menumpuk sudah dibuang. Sungguh nyaman.
Hal yang paling menyenangkan dari rumah sakit ini adalah perawat yang sangat ramah, SEMUANYA. Jika di rumah sakit lain, mungkin ada perawat yang ramah, tapi tidak semuanya, lebih banyak yang galak. Biasanya saya agak stres ketika pergantian shift perawat, khawatir jika perawat berikutnya adalah perawat yang galak. Maka di rumah sakit ini hal tersebut tidak terjadi. Mereka tetap tersenyum meskipun saya bolak-balik memanggil mereka karena infus anak saya macet akibat gerakannya. Mereka dengan sabar membetulkannya.
Rumah sakit ini milik orang Hindu. Akan tetapi, kecuali janur yang terpasang di sebelah papan namanya, rasanya seperti di rumah sakit biasa atau malah seperti di rumah sakit Islam. Separuh dari perawat yang pernah masuk ke ruangan berbusana muslimah. Ini jelas membuat hati tentram. Pernah ada seorang perawat masuk, dari namanya saya tahu bahwa dia bukanlah muslimah, sempat khawatir bila dia akan bersikap dingin karena kami adalah keluarga muslim. Tapi, alhamdulillah selama disana saya justru menemukan dia adalah termasuk dari salah satu perawat yang sangat ramah. Pernah juga di suatu pagi masuk seorang perawat yang terlihat senior. Saya sempat berpikir, “Wah, kayaknya galak nih”, tapi lagi-lagi dugaan saya salah. Perawat itu justru sangat bijak dan baik sekali.
Di hari terakhir, seorang wanita berbusana muslimah masuk, kemudian memperkenalkan dirinya sebagai bagian dari manajemen RS. Wanita yang ternyata juga seorang dokter itu mempertanyakan bagaimana perasaan saya terhadap pelayanan RS tersebut. Dia juga menyerahkan sebuah bingkisan kecil, yang ternyata isinya adalah sebuah mainan. Bertambahlah kesan baik saya terhadap rumah sakit ini.
Rumah sakit yang memberi kesan mendalam tersebut adalah RS. Risa Sentra Medika. Letaknya yang berada di tengah kota menjadi poin tambahan bagi RS ini. Mudah bagi keluarga pasien mencari kebutuhan sehari-hari termasuk makanan. Agak bising sedikit karena dekat sekali dengan jalan raya, tapi tak mengurangi kenyamanan.
Saya sudah empat kali opname di RS. Pertama di Samarinda, satu kali melahirkan di Balikpapan, dua kali melahirkan di Lombok, tapi belum pernah menemukan kenyamanan seperti ini. Di kota lain mungkin sudah banyak rumah sakit yang seperti ini, tapi bagi kami yang tinggal di Lombok kehadiran rumah sakit ini benar-benar sebuah berita bagus.
Rumah sakit bukanlah tempat yang ingin setiap saat kita kunjungi. Tapi kalau itu harus terjadi, rumah sakit yang nyaman akan sangat menyenangkan.
Kalau saja semua rumah sakit di Mataram seperti ini, kita yang sakit tidak akan semakin sakit.

Ibu Nin …
Adem rasanya membaca postingan ini …
Mengenai Rumah Sakit …
Yes Indeed … keramahan Perawat … kegembiraan yang mereka timbulkan … percaya atau tidak … turut mempercepat kesembuhan pasien …
Salam saya Ibu …
Fay udah sembuh bener kan Bu ?
Rumah sakit yang membuat siapa pun yang datang menjadi sehat
Seharusnya beginilah keadaannya
Alhamdulillah jika putranya dah baikan bunda
wah rumah sakitnya bersih banget.. udah kaya apartemen yaa..
oh ya masalah biaya gimana?? apakah membuat kita tambah sakit?? hehehe
alhamdulillah masih ada orang2 kaya yg sadar akan ke islamannya (bersih, disiplin, teratur, ramah, ikhlas, dan rahmat lil ‘alamin)
duuuhh mbak, sungguh nyaman yahh……. walopun gak ada deee orang yang pengen masuk pa lagi nginep di RS, tapi kalo emang harus, rasanya RS kayak gini deee yang jadi pilihan.. harganya gimana mbak? terjangkau gak? ntar jangan-jangan ramahnya cuma sama yang di VIP ajaahhh………
iyah mbak.. aku jd inget saat2 nungguin mama di opname di RS. pertamina dijakarta. begitu nyamaaaan… jd betah..
yg lebih aku suka…jajanan di sekitar RS itu loooh..mantep2..hehehe… gak terlupakan banget deh sate dan baksonya
Yang kita harapkan pelayanan RS Pemerintah bisa begitu. Orang sakit itu nggak peduli kaya atau miskin, sama2 butuh pelayanan yang “manusiawi”.
Ibu Nin.. Terima kasih atas dukungan deklarasinya..
Bagaimana kabar Fay sekarang, semoga sudah sembuh dan sehat kembali..
Ternyata Ibu Nin dan keluarga ada di Mataram toh? Setahu saya di Mataram, pelayanan RS swasta lebih bagus daripada pelayan RS pemerintah.
Salam,
OmpuNdaru
iya sih, RS Risa emang bagus. Sayang, bukan rekanan asuransi Takaful
iya tuh… RS nya rapih dan bersih…
sayang… belum jadi rekanannya Takaful
Alhamdulillah..
di kondisi sekarang msh ada RS yg memperhatikan pasiennya dengan baik (bahkan memberi bingkisan)..
thanks sharingnya Mbak Nin.. siapa tau berguna kelak bagi saya
eh iya,kn kenyamanan jg bs bkin ketenangan hati.Klo perawat/dokternya jutek, pasien bs tmbah sakit tuch… meski bgitu moga qt gk smpe drwat d RS y… amii.
Alhamdulilah, Mudah-mudahan KUALITAS Rs.Risa tetap bertahan terbaik.
Sepertinya benar sekali pelayanan yg ramah adalah Moto Rumah Sakit ini.
Saya tahu demikian setelah istri saya ( inisial M )mengabdi sebagai perawat di rumah sakit ini yg menceritakan perbedaan Rs ini dibandingkan Rs lainnya.
Istri saya telah mengantongi pengalaman kerja di banyak rumah sakit,dari Pulau sumatra hingga jawa namun setelah kami menikah dan istri mencoba melamar kerja di Rs.Risa Sentra Medika,Istri merasakan Banyak Perbedaan yang Positif dari Management Rs ini.Persahabatan antara karyawan terjalin baik,saling menghormati serta kepada seluruh Stafnya memiliki MOTO=Pelayanan yang Prima dan Ramah kepada seluruh pasien.
Istri semakin termotifasi ingin memberikan yang terbaik bagi Rs ini dan saya semakin yakin akan SEMUA kebaikan yang Saudara-saudaraku ceritakan tentang Rs ini.Semoga ALLAH SWT,Tuhan Hyang Maha Esa senantiasa memberikan yang terbaik bagi kesembuhan pasien dalam pelayanan Rs ini.Amiieen…
Teruskan…dan Lanjutkan Langkahmu Rs.Risa Sentra Medika…!!!
Yang terpenting bukan di rumah sakit OMNI aja
Syafakallah bagi yang sedang di uji oleh Allah dengan sakit.