Air… oh…. Air….

2 11 2007

Sejak kemarin sore air tidak mengalir. Saya pikir, ah biasa, paling malam juga sudah ngalir…. Tadi malam saya buka kran, ternyata belum mengalir. Mulai merasa, sepertinya ada yang gak beres. Tapi masih cuek aja (berharap pagi ini ngalir). Shubuh tadi buka kran, Alhamdulillah, air keluar walaupun kecil, biasanya agak siangan juga sudah deras.
Hari beranjak siang, ternyata air yang keluar dari kran semakin kecil dan lama-lama habis…bis….bis…. coba kran di luar (yang lebih rendah) tidak ada juga.
Warga BTN mulai ribut… “air mati ya”, “kemana cari air ya”, di rumah masih punya air gak?”, “eh, orang-orang pada ambil air di masjid, ambil juga yuk”, macam-macam komentar orang-orang. Saya masih tetap terlihat tenang, meskipun sebenarnya bingung juga. Persediaan air betul-betul habis. Syukurnya semua penduduk rumah sudah mandi. Tapi, bagaimana siang ini, sore, malam, kalau air belum keluar juga. Beberapa orang mulai terlihat mondar-mandir bawa air dari masjid. Risih juga melihatnya. Biasanya orang-orang malas datang ke masjid, tapi hari ini masjid lumayan ramai dikunjungi.
Usaha orang berbeda-beda dalam mendapatkan air ini. Ada yang minta ke tetangga yang punya sumur, ada yang ambil ke masjid (seperti yang saya ceritakan di atas tadi), saya? Bingung sendiri. Akhirnya minta tolong bibi kalau ada tetangga di kampung yang mau dibayar mengangkat air dari kampung.
Air… hari ini betul-betul membuat heboh orang-orang di BTN. Terutama yang pengen BAB (ups… maaf ya..). Contohnya Luqman. Baru pulang sekolah merasa sakit perut. Bolak-balik berharap rasa itu segera pergi. Tapi malah semakin jadi.
“Mi, gimana dong…Kakak gak tahan nih..”
“Gimana kalo ke masjid aja?” akhirnya pergilah anakku Luqman ke masjid.
“Mi, di masjid juga gak ada air…” tiba-tiba dia sudah di depan saya lagi. Duh, kasihan sekali.
“Assalaamu’alaikum… mi ini ada air satu ember.” Bibi kami datang membawa air dari kampung.
“Alhamdulillah…” semua kegirangan. Tuntas satu masalah. Telpon kesana kemari cari info tentang matinya air ini. Tidak lama kemudian ada SMS masuk dari abinya (yang sedang di Sumbawa) yang menginfokan bahwa pipa utama putus dan sedang diperbaiki, mungkin nanti sore baru normal. Semoga. Dan semoga sampe sore nanti tidak ada yang merasakan seperti apa yang dirasa Luqman tadi.
J Subhanallah. Satu ember air, yang mungkin biasanya tidak ada artinya buat kita, dibuang seenaknya, sekarang begitu berartinya. Sangat berarti. Air… nikmat Allah yang kadang tidak kita syukuri. Terlewat begitu saja. Nikmat itu baru terasa ketika air itu tidak ada. Sungguh Maha Suci Allah yang telah melengkapi hidup kita dengan air. Bayangkan… banyak sekali kegiatan yang terganggu dengan matinya air ini. Mandi (apalagi saat Lombok sedang panas-panasnya gini), BAK, BAB (Luqman sudah merasakannya), masak (mau gak mau hari ini cuci beras pakai air mineral), mencuci (walhasil cucian saya masih nangkring dalam mesin cuci, menunggu siraman air).
Masih ingin membuang-buang air lagi?????? Jangan ya……


Actions

Information

8 responses

3 11 2007
mataharicinta

kemaren rumahku juga airna mati, mbak.
jadilah semalaman sampe pagi jelang siang itu gak ada air. biarpun bukan karena pipa yang putus, cuma karena tong airna macet karena lumutna udah numpuk, jadi air gak bisa jalan.
tapi ngerasain nimba air yang waaaaaaaaaaaaaaaahhhhh, ternyata memang bener mbak.
selama ini kayana udah sering banget buang-buang air. giliran air lagi ngambek, baru deh kena batunya:)

3 11 2007
Nin

Gitu deh…
Apalagi ternyata mati airnya tiga hari.
Kebayang kan tiga hari harus bayar orang angkat air.
Allah sedang melimpahkan rezeki bagi orang-orang kampung sekitar BTN. Banyak yang memanfaatkan jasa mereka untuk angkat air. Lumayan kan.
Sungguh Allah Ar-razzaqqu ya…. Dia Maha Pemberi Rezeki

3 11 2007
Rien

benerrr…
rasanya sesuatu yg biasa dengan mudah kita dapatkan sepertinya sante aja ketika dibuang dengan jor-2an, tp klu udah ga ada? masyaAllah…setetes jadi sangattttt berhargaaaa
kasian banget si kakak bolak-balik sambil mau pup, kebayang merah perangas-peringisnya ;))

3 11 2007
sopociis

numpang lewat ya?

3 11 2007
Nin

Syukurnya dia agak penyabar…
Alhamdulillah ternyata air dah ngalir sebelum batas yang dijanjikan.
Senengnya melihat air mengalir lagi…
Gimana daerah2 yang bener2 kekurangan air ya…..

3 11 2007
benbego

Hallo Nin, Tengkiu dah Mampir. Hmmm…ternyata disana lagi ada konser air supply ya! Mudah2an konser supply airnya lancar!
Suara koor “Aaaaaaammmiiiiiiiin”!😀

30 12 2007
ibnu isa

afwan… saya tidak kasih komen tapi hanya mampi ajar, met pagi !!

30 12 2007
ibnu isa

afwan lagi .. bukan “mampi ajar” tapi “mampir aja” ,

huruf “R” milik mampiR direbut ma “aja”, he.. he…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: