Tangan Kiri = “Tabe”

23 11 2007

Setelah setahun lamanya saya pindah ke Lombok (sama artinya dengan 1 tahun 4 bulan saya berhenti bekerja), saya mengikuti kursus menjahit (yang selama ini tidak pernah terpikir  sedikitpun). Ini juga atas pengaruh dari teman (teman yang baik, tentang dia akan saya ceritakan lain waktu). Di tempat kursus itu, saya mendapatkan seorang teman asli Lombok yang sangat baik. Kami sering berbagi cerita dan bekerja sama.  Hingga suatu hari saya membantu menjelaskan sedikit tentang sebuah pola yang belum dia pahami. Saat sedang serius menjelaskan, dia memotong dan bertanya.
Joh       : Nin, tangan kanannya kenapa?
Nina      : Ga kenapa-kenapa Mba.
Joh       : Kok pake tangan kiri?
Nina      : Apanya?
Joh       : Itu nunjuk-nunjuknya.
Oh, masya Allah… yang dia maksud saya menjelaskan gambar pola dengan menggunakan tangan kiri saya. Saya diam (mencari jawaban).
Nina      : Kalau di luar negeri biasa mba pake tangan kiri nunjuk-nunjuk (jawaban asal, karena malu)
Joh       : Tapi ini kan bukan diluar negeri nin. Kalau disini menggunakan tangan kiri itu gak sopan
Nina      : Oh gitu ya. Makasih ya mba Joh atas infonya.
Benar ternyata. Di Lombok ini, menggunakan tangan kiri untuk beraktivitas merupakan hal kurang sopan. Sehingga ketika kita terpaksa melakukannya, kita harus mengucapkan “tabe” yang arti kurang lebihnya permisi atau maaf atau excuse me.
Sebuah pelajaran bagus.
Islam juga sangat teliti dalam hal tangan kanan dan kiri ini.
Kita bisa mengingat hadits Rasulullah: “Janganlah kalian makan dengan tangan kiri dan janganlah minum dengan tangan kiri . Sebab setan makan dengan tangan kiri dan minum juga dengan tangan kiri.” (HR. Imam Muslim). Atau hadits yang lain yang diriwayatkan oleh Imam Ahmad bin Hanbal : “Barang siapa yang makan dengan tangan kiri maka ia makan bersama setan. Barang siapa yang minum dengan tangan kiri maka ia minum bersama setan.”
Kalau makan dan minum dengan tangan kanan, saya sudah membiasakannya sejak membaca hadits ini, tapi saya kurang aplikasikan pada kegiatan yang lain sampai ada kejadian di atas.
Dimana bumi dipijak disitu langit dijunjung. Tidak ada salahnya mengikuti kebiasaan mereka. Sejak saat itu, saya selalu ingat untuk menggunakan tangan kanan bila berinteraksi dengan orang (bayar belanjaan, memberi atau mengambil sesuatu). Saat keadaan mendesak dan harus pake tangan kiri tidak lupa mengucapkan “tabe”.
 
Bukankah Rasulullah saw selalu menyukai untuk menggunakan anggota badan yang kanan dalam segala urusan beliau, terutama dalam hal pekerjaan yang baik dan bersih.
Wallahua’alam.


Actions

Information

8 responses

23 11 2007
Um Ibrahim

Ah..jadi inget mertuaku yg marah bener kalau ada cucunya yg makan/minum pake tangan kiri.
Iparku ada yg kidal, tapi karena dibiasain sama mertua tetep kalau makan/minum pake tangan kanan, nulis pake tangan kiri🙂

ya ukh, di Lombok juga banyak yang kidal, tapi makan minum tetep tangan kanan

24 11 2007
Rien

hmmm…emang klu diluar negeri biasa tangan kiri ukh? hehehe…kebiasaan diaussie dibawa-bawa ya…
sekarang saya berjuang membenarkan kareem yang apa-2 tangan kiri, sepertinya kidal banget, doain ya..

btw, masih jahit ga? mau dong dijahitin…gantiannn…heuheuheu

Ya ukh, dulu kaget aja waktu di kelas, angkat tangan pake tangan kiri, kalo di Indo kan ga sopan gitu.
Amin…. semoga ade’ Kareem bisa istiqomah menggunakan tangan kanannya.
Jahit??? you’r better than me lah…..

24 11 2007
ama

di kampung saya (sulsel) juga dikenal istilah “tabe”. Bukan cuma kalo’ pake tangan kiri. kalo mau lewat depan orang, kalo’ ngasih sesuatu ke orang, kalo nggak sengaja nyenggol orang…

Untungnya budaya itu masih dipertahankan sampai sekarang, dan diajarkan sejak balita.

Salam kenal, mbak!

Ya… saya juga pernah ke ujung pandang dan palu, disana pake kata tabe’ juga.
salam kenal juga

24 11 2007
Bunda Key

Hay nin’ salam kenal juga ya🙂

24 11 2007
Indahjuli

Anakku yang kedua, Kayla, sepertinya bakal kidal, tp aku sedang berusaha keras utk bikin tangan kanannya bisa digunain juga. Minimal untuk makan deh🙂
btw, udah setahun ini aku pakai tangan kiri, karena tangan kananku ngak berfungsi dengan baik. Salah satu urat syarafnya bermasalah😦

ya mba… disini juga banyak yang kidal, makannya aja yang pake tangan kanan…

24 11 2007
benbego

aku tangan kiri klo lagi ngetik aja. itupun klo tangan kanan lagi nyuap.(makan)😀 Yang jelas ada porsinya masing2.

ya… setuju…
tapi kalo ngetk bukannya pake dua tangan???

2 01 2008
lutfiatun

Assalamualaikum..
Tabe biasanya di pake klo mau permisi lewat di depan org yg gi duduk ato ksi sesuatu ke org pake tangan kiri. Tabe/ permisi.. Aq add linknya ya bu..:)

25 12 2008
syam

tabe……….
itu salah satu bahasa tatakrama di lombok..

Ya… seperti kata permisi….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: