Mengatasi Masalah Dengan Masalah

7 01 2008

Kalau pegadaian punya motto, ‘mengatasi masalah tanpa masalah’, saya punya motto sebaliknya, ‘mengatasi masalah dengan masalah’. Maksudnya?Semua manusia yang bernyawa pasti punya masalah. Kadang masalah yang dihadapi tidak hanya satu, bahkan tak jarang masalah yang datang bertubi-tubi. Bagaimana kita menghadapi masalah tersebut sepertinya bergantung pada pribadi masing-masing. Ada yang menyelesaikannya dengan clubbing, dancing, shopping, eating, sleeping, reading, writing, singing, talking (curhat), jogging (masa iya?). Nah, saya punya cara jitu yang lainnya, yaitu tadi, menyelesaikan masalah dengan mendengarkan masalah orang lain. Bahasa ’ing’nya apa ya? Hearing? duh, kaya lagi kasus perusahaan dengan SPSI aja.Suatu ketika, saya pernah punya masalah yang kompleks, tiba-tiba sms berbunyi,”Bu, punya waktu gak?” Ternyata dari salah satu adik binaan saya. Mencoba tegar atas masalah sendiri, saya jawab setiap masalah yang dia keluarkan. Dia tahu tidak ya? kalau dia sedang curhat dengan saya yang sedang punya banyak masalah, bahkan lebih rumit dari yang dia sedang kemukakan. Rasanya tidak. Dan dia memang tidak perlu tahu. Yang terpenting adalah mendapati dia kemudian dengan wajah yang ceria, karena hatinya sudah tenang. Ternyata, dengan mendengarkan curhat orang lain dan mencoba membantu mencari pemecahan atas masalah mereka, pikiran saya malah jadi tenang. Plong. Apalagi ketika mendengarkan masalah orang lain yang lebih berat dari saya, seketika itu juga saya merasa tidak sendiri, tidak punya masalah sendiri saja, masih banyak orang lebih bermasalah dari saya. Itulah kenapa meski sedang bertumpuk masalah saya tidak akan menampik orang lain yang akan curhat. Curhat, yang paling nyaman adalah memang kepada Allah. Pasti terjamin kerahasiaannya. Namun, kadang dalam hidup kita tetap butuh orang lain yang mau mendengarkan kita. Saya pribadi, setelah kepada suami juga punya tempat curhat yang insya Allah terjaga kerahasiaanya. Kadang ketika dia juga curhat ke saya, saya jawabnya dengan curhat J Seperti jeruk minum jeruk.Untuk yang saya maksud (tahulah dirimu). Terima kasih ya, mau menampung segala keluhanku.


Actions

Information

8 responses

7 01 2008
alf

Asl…, bisa juga begitu mengatasi masalah dg masalah, karna ada sebuah kebahagian ketika kita bisa membantu orang lain, ada rasa puas ketika kita bisa menolong sesama..yup setuju…

Puas hingga kadang lupa kalo kita sendiri punya masalah.🙂

7 01 2008
vera

benar mba kadang dengan berbagi sedikit lebih ringan masalah yg sedang dihadapi atau dengan menjadi tempat curhat…setidaknya kita jd gk merasa sendiri…asal mesti pinter memilah milah teman yg baik untuk tempat curhat. Dan yg paling enak yah curhat sama Allah SWT

oot: leyout blognya adem….ganti baru yah…

selamat tahun baru islam 1429 Hijriah ,10 januari ntar yah

Ya, Allah memang sebaik-baik tempat mengembalikan segala urusan. Iya nih, lagi iseng cari lay out yang baru.

7 01 2008
Rien Hanafiah

ya…here i come😀
motto ini udah pernah aku denger dari seorang MR,😆
dan emang itulah yg terjadi, …ketika aku jd embernya curhat, rasanya tidak ada beban sama sekali dalam pribadi, merasa sudah tau, ‘oo inilah obatnya selain curhat pada Allah’…cuma kadang konyol, masih naif dgn masalah yg sudah nyangkut perasaan hati (taulah dirimu)

rajin menulis pun jadi obat ya?
dan aku pun sekarang sedang rajin koar-koar heheheh

:D……… Dirimu jua lah yang memompaku untuk rajin menulis di blog kan??????

8 01 2008
senaz

kalo aku biasa curhat slain sama suami ya sama kakak or adek..kebetulan cewe semua..hehehe..
aku sendiri jg suka dijadiin tempat curhat sama temenku..rasanya tersanjung aja dijadiin tempat curhat..soalnya kan berarti mereka percaya dgn aku..
dan emang bener mba..yg perlu diingat kl kita ada masalah adalah bahwa kita ga sendirian..

Wah… boleh juga nih sekali-sekali curhat pada dirimu

9 01 2008
benbego

klo gitu, kapan2 aku kasih masalahku deh buat mbak. sapa tau ada pencerahan😀

Yang terjadi adalah saya yang selalu menyajikan masalah😛

9 01 2008
Um Ibrahim

Salam,

Sik… asyik… ada tempat curhat baru neh kayaknya?😉 memang kalo org curhat sama kita paling enggak bertambah sedikit nilai kedewasaan kita…
btw: ganti taun ganti kulit juga neh…:)

iya neh ;)…. sebagai salah satu bukti pendewasaan (hihi… gak nyambung dah kaya’nya. Jaka sembung bawa permen)

11 01 2008
realylife
13 01 2008
suba

bukan hidup klo gak ada masalahnya

Exactly….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: