Rumah Masa Depan itu…..

8 05 2008

Saat membaca Lombok Post kemarin pagi, mataku tertuju pada sebuah judul yang cukup membuat hati penasaran.
“Ketika Orang-Orang Kaya Menyiapkan “Rumah” Masa Depan”
Hmmmmm… Kata ”Rumah” yang kubayangkan pada kalimat itu adalah rumah di surga.

Apa ya, yang orang-orang kaya persiapkan untuk mendapatkannya? Menyantuni anak yatim dengan hartanya? Menginfaqkan sebagian besar kekayaannya untuk dakwah? Atau Mendirikan sekolah-sekolah yang bermanfaat bagi orang miskin? Haaa…. Jadi semakin penasaran….

Membaca baris demi baris tulisan kecil berwarna hitam itu baru kupahami bahwa ternyata ”rumah” yang dimaksud adalah rumah sementara sebelum hari dibangkitkannya seluruh manusia untuk dihisab, yaitu kubur.

Koran itu menuliskan tentang susahnya mencari lokasi untuk makam di Jakarta, sehingga para pengembang berlomba membangun kompleks makam dengan konsep baru. Desain kuburan dibuat sebisa mungkin menghindari kesan angker, tapi bisa jadi tempat rekreasi. Makam dibangun dengan konsep keindahan dan keceriaan. Di sela-sela berziarah, pengunjung bisa menikmati fasilitas family center.

Astaghfirullah….. Ziarah kubur bisa menjadi ajang rekreasi. Padahal salah satu manfaat ziarah kubur adalah untuk mengingat mati. Bagaimana mungkin kita mengingat mati jika disana kita bersenang-senang, bersenda gurau dengan kerabat, menikmati pemandangan nan indah. Mungkinkah kita bisa mengambil ibrah di tengah keriangan dan canda tawa?

Tentang harganya? Fantastis. Tempat ini memang disediakan untuk orang-orang dengan harta berlimpah. Ada kavling makam seharga Rp 4M dibeli pengusaha Jakarta untuk pemakaman keluarganya. Ck ck ck…..
4 Miliar …….. untuk sebuah makam keluarga…… Yang kita tidak tahu pasti apa yang terjadi di bawah makam itu…. nikmat kubur kah… atau siksa kubur… Allah tak akan menunda siksa-Nya hanya karena di sekitar kubur itu tumbuh bunga-bunga beraneka warna dan di sekelilingnya berdiri pagar-pagar nan indah, yang di pintu masuknya dijaga oleh satpam bertubuh tegap.
Allah pun tak akan memperlambat nikmat-Nya meski lingkungan di tempat kita dikubur tak ada apa-apa, bahkan lampu sekalipun. Amal ibadah kita yang akan menjadi penerang di alam kubur kita nanti.
Kalau saja 4 M itu kita gunakan untuk membeli rahmat Allah dibarengi dengan keikhlasan, insya Allah ’rumah’ nan indah di surga-Nya sudah pasti menanti kita.

Apakah mereka mengira bahwa kubur itu adalah ”Rumah Masa Depan” yang hakiki?
Apakah mereka pikir semakin asri keadaan di luar kubur itu maka semakin nyaman keadaan manusia (yang tak lagi bernyawa) di dalamnya?
Wallahu a’lam bi shawab

Kadang jalan pikiran seseorang memang sulit ditangkap oleh cara berpikir orang yang lainnya.

Berita tentang ini juga bisa dilihat di http://www.kontan-online.com/print.php?q=v&tahun=XI&edisi=18&id=15


Actions

Information

25 responses

8 05 2008
Rien Hanafiah

ya ukh, aku juga pernah baca, lupa kapan tepatnya, tapi emang udah lama, klu dijkt yg namanya kuburan harganya fantastis juga langka banget…ck…ck…

dgn adanya pengembang seperti ini, org jadi ga takut mati kali ya? mereka pikir ya seperti itu…dan saking takutnya ga punya kuburan ntar, org-2 pun berlomba-lomba…

jgn sampe kita fa innahu minhum ya, terbawa pada hal yg berlebih-lebihan, naudzubillah

iya ukh… yang terlihat mati itu menyenangkan…. dikubur di tempat rekreasi… duh…

8 05 2008
ridu

4 Miliar?? gila itu buat menghidupi berapa tahun itu.. gak perlu kerja..

Ya… kalo buat kasih makan orang miskin 1 pulau bisa berapa tahun ya?

9 05 2008
hanggadamai

semoga rumah mas depan kita aman dan tentram, amienn

Amin…. ya Allah…

9 05 2008
deen

4 miliar?. Apa iya bisa dipake ngipasin ato sekedar menjamu malaikat yg dah berang dgn amalan2 buruk manusia?..

Ga bisa downg…..

4 miliar?..Entu klo dipake beli kerupuk berapa toples yak ?😀

Bisa buat beli pabriknya Deen….

9 05 2008
nh18

Ah saya tercenung membaca postingan ini …
Terima kasih ibu … telah diingatkan …

Sama-sama… semoga berguna bagi kita semua

Apa kabar ibu …?
masih sibuk pilkada ?
atau sudah selesai ?
Salam saya … !

Alhamdulillah buaek…. Pilkada masih dalam persiapan…. Rencananya Bulan Juli

9 05 2008
Rozy

Ya Allah Ya Rahiim,

Kami berlindung kepada Engkau dari segala siksa kubur…
Jadikanlah kuburan-kuburan kami nanti sebagai bagian dari taman-taman syurga-Mu…

Amin… Semoga kita dijauhkan dari siksa kubur…

10 05 2008
achoey sang khilaf

padahal yang sesungguhnya kita lama di akherat
selamanya malah

Ya… di dunia hanya sekejap saja…

10 05 2008
realylife

saya lagi menyiapkan diri buat rumah masa depan. semoga bekalnya cukup ya
amin

Amin…. Semoga kita baru dipanggil-Nya setelah membawa persiapan yg memadai

10 05 2008
Um Ibrahim

Salaam,

Aduh merinding aku bacanya… jangan sampe ya kita ikutan masih cari “prestige” untuk sebongkah kapling kubur…pengennya Insya’Allah justru banyak yg nganter kekubur.

Iya Um…..

btw..lagi nyiapin blog baru lagi dg thema SAHM Organizer, tunggu aja tanggal mainnya ya🙂

Masya Allah….. kutunggu deh…

10 05 2008
Donny Reza

Dinas Pemakaman Jakarta dulu memang berencana untuk menjadikan pemakaman jadi lebih ‘bersahabat’, tapi nggak tau apa sudah dibikin atau belum. Di Karawang malah ada satu tempat yang namanya San Diego Hill, kuburan buat para milyarder. Dipikir2, sinting juga ya?

hehe.. mereka pikir bisa membli nikmat kubur dengan milyarnya…

10 05 2008
icHaaWe

hah???? bayar mahal2 4 Milyar…untuk menikmati siksa kubur:P
semoga jika aku mati..bs dikubur di tengah2 para muslim2 yg baik …

Yoi…. 4 milyar gitu lho… sia-sia kan bayar segitu kalo ternyata disiksa juga di kuburnya

10 05 2008
Somet

4 milyar?
kalo aku, yg sejuta buat bikin kuburan, selebihnya buat amal semuanya…….

Ha…. ide bagus tuh…

11 05 2008
natazya

rumah di dunia… bisa punya rumah kaya apa juga udah Alhamdulilah karena sekarang harga rumah mahalnya gila gilaan!

tapi kalo bisa nge DP rumah buat di surga… duh duh Amien banget…

DP gampang tuh… Shalat 5 waktu, puasa, taat pada suami…. hee….

12 05 2008
Alex

Ass.
na’uzubillah wa na’uzubillah…..

lebih baek 4 m di infaqkan ke anak yatim orang miskin, lebih bermanfaat untuk dia di akhirat nanti dan bisa jadi Allah akan membuatkan Rumahnya di Surga InsyaAllah.

Betul sekali….. 4 M nya bisa berkali lipat jumlahnya…

12 05 2008
Alex

oiya sy link ya mbak

Thoyib….. Thoyib…
TUkeran yah…

14 05 2008
kakanda

Memang sebagian kita mudah ditipu si X,
mudah-mudahan kita termasuk sebagian yang lain yang dijaga ALlah SWT

Si X ini memang sangat berbahaya…

16 05 2008
diorockout

kuburan T_T

😉

16 05 2008
galih

keluarga mbah-ku (dari bapak) punya makam keluarga didesa. namanya didesa pastinya harga tanahnya ndak semahal di kota kayak jakarta ya.

Ya… pastinya lebih teduh ya…

16 05 2008
eko

makasih
dah bALES KUNJUNG

Sama-sama…🙂

16 05 2008
ichanx

padahal kalo orang mati mah nanti juga jadi tanah.. ngapain juga mahal2 ya? mending sumbangin ke gw dah….😀

Ke gw juga boleh….😀

17 05 2008
oliveoile

Masya Allah… Kuburan dijadikan ajang rekreasi ??
Tidak pernah terpikirkan oleh mereka, bukankah saat kita dikuburkan, saat orang-orang meninggalkan kuburan, saat itu juga malaikat datang untuk menghakimi kita.
Menakutkan😦

Mereka pikir kubur adalah tempat istirahat terakhir…

17 05 2008
ayaelectro

perasaan yang namanya “rumah masa depan” smuanya sama aja….mau mahal atau gak ya ujung2nya urusan di akhirat.

Betul sekali Aya….

17 05 2008
tintin

humm, apa yang diberikan kepada mereka adalah istidroj …
mereka dilenakan dengan harta di dunia .. danmenganggap “rumah masa depan” adalah makam .. naudzubillah ..

padahal masih banyak orang² yang masih hidup nggak punya rumah bahkan tinggal di pasartemen .. ups apa itu pasartemen .. ??

Hehe… padahal duitnya lebih baik dibagi-bagi untuk yang masih hidup ya, supaya gak ada lagi yang tinggal di pasartemen, jadi ibadahnya semua bisa sempurna

17 05 2008
abishek

hi.. me PR3.. link me and buzz me.. i ll link u back.. i have one more site.. abisheks.blogspot.com.. please link this also..

22 05 2008
senaz

mba nin..astagfirullah..sebegitunyakah di jkt skrg???..aku bener2 dah ga mengikuti lg perkembangan berita nasional nih..
lagian bukannya lahan tuk tinggal aja udah sulit di jkt? makanya org2 tinggalnya di suburb alias pinggiran kota kayak bekasi, depok, bogor bgitu..
lah, ini mo pemakaman yg mewah..ga kebayang deh..
nanti kl ada sebuah keluarga yg mo ziarah, trus ngajak anak2nya yg masih kecil mgkn mereka akan blg “yuk ziarah ke makam eyang..asik loh, nanti di sana bisa maen perosotan, ayunan, dll..” *shock!*

Naudzubillah…. padahal ziarah itu untuk tadzkirah ya…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: