7 Tahun yang Sudah Terlewati

24 05 2008

Lebih kurang tujuh tahun silam, tepatnya bulan Oktober 2000, saya dan suami beserta si Luqman kecil yang saat itu berusia 4 bulan pindah ke Lombok. Suami bekerja di sebuah tambang di pulau Sumbawa, sementara kami menetap di Lombok. Setelah bekerja 4 hari, suami mendapatkan off 4 hari. Hari off ini dihabiskan di pulau Lombok, bersama kami, anak dan istrinya.

 

Setiap kali pulang, oleh-oleh tetapnya adalah minuman instant yang dikemas dalam kotak, wafer dan buah-buahan. Suami memang senantiasa membawa pulang jatah snack di tempat kerja. Waktu itu Luqman belum bisa mengkonsumsi minuman dan makanan sejenis itu, saya sendiri tidak terlalu menyukainya, jadi kadang oleh-oleh itu menumpuk. Ketika ada teman-teman Luqman yang lebih besar, kami memberikannya kepada mereka.

 

Seiring perjalanan waktu, luqman tumbuh besar, dan mulai senang minuman instant. Oleh-oleh yang dibawa suami tidak terlalu menumpuk lagi, karena mulai diminum oleh Luqman sedikit demi sedikit. Dia bisa minum sepuasnya (dengan batasan tentunya)…

 

Beberapa tahun kemudian, lahirlah Syamil. Kehadirannya belum berpengaruh bagi jatah Luqman mengkonsumsi minuman tersebut. Tetapi setelah dia berusia satu tahun dan mulai mengerti nikmatnya minuman instant, mulai terjadi perebutan. Jatah Luqman mulai berkurang karena harus dibagi dengan Syamil. Alhamdulillah dia bisa menerima.

 

Sekarang, Luqman telah memiliki adik baru yang usianya memasuki 1 tahun, dan nampaknya sudah mulai tertarik dengan benda kecil berbentuk kotak yang isinya sangat disukai anak-anak tersebut. Dan Luqman harus rela berbagi lagi dengan Fayyadh, adik barunya itu.

 

 

Saya memandangi tingkah mereka yang berebut oleh-oleh saat saya keluarkan dari tas abinya. Lucu….

Batin saya menggumam….

Subhanallah…. Sudah tujuh tahun terlewati… Mulai dari Luqman yang menikmati sendiri oleh-oleh abinya, kemudian ditambah anggota baru Syamil, sampai akhirnya harus menikmatinya bertiga dengan adik bungsunya.

 

Abinya juga merasakan sensasi yang berbeda. Kalau dahulu dia pulang membawa oleh-oleh yang cukup menambah berat beban tasnya (hingga beberapa kali ganti tas karena putus), belum tentu dikonsumsi oleh anaknya. Sekarang, seberat apapun beban itu tidak terasa olehnya, karena dia sudah membayangkan anak-anaknya yang langsung berebut mengambil jatahnya masing-masing.

 

Tujuh tahun…. Melewati berbagai perubahan…. Banyak yang tak disadari…

Salah satunya kisah tentang oleh-oleh ini…

Terima kasih duhai Allah… yang telah memberikan tiga penyejuk mata dan hati bagi kami…


Actions

Information

26 responses

24 05 2008
ven

heheheh kok sama siy mbak aktivitas abinya luqman ama abinya rizqi

klo pulang dr rig mesti oleh2nya jatah snack yg ga termakan…maksudnya sengaja ga dimakan semua

Cinta orang tua ya… pasti yang diingat anaknya ketika makan sesuatu

Alhamdulillah ya mba..begitu banyak kenikmatan yg bisa dirasakan….begitu banyak kisah yg dirajut dlm hidup

Alhamdulillah….

24 05 2008
jimmy

wah si luqman baik hati ya.. contoh didikan yang baik dari orang tuanya😀

Alhamdulillah…meskipun orang tauanya gak baik-baik amat yah…😀

25 05 2008
daeng fattah

Sekarang masih di lombok mbak? Mataram ya?

Ya… di Lombok Barat. Jika main kesini, silakan menghubungi kami….

25 05 2008
galih

aku ampe baca 3 kali tulisan ini😦
jadi ingat masa kecil, bapakku sering ngebawain “anakmas” sepaket, padahal ibuku ngelarang, karena bisa menyebabkan batuk.

He… kasih orang tua… yang penting melihat anak senang ya…

i miss you mother.. i miss u father..

25 05 2008
rhainy

semoga jadi keluarga yang sakinah ya mbak…..

Amin… Ya Allah….

salam buat 3 mujahidnya ….bisa kirim paketnya ke tangerang gak? hehehe….

Alamatnya mana?😉

26 05 2008
Donny Reza

Ehehe, belum ngerasain … tapi kalau dulu rebutan oleh2 sering😀

Belum ngerasain apa?

26 05 2008
oliveoile

Membawa oleh-oleh untuk orang-orang tercinta memang ada kebahagiaan tersendiri, apalagi kalo mereka sangat menikmatinya

Ya… seberat apapun itu…

26 05 2008
Rindu

… saya tidak mampu berkomentar ….

Insya Allah suatu saat nanti akan mampu berkomentar….😉

26 05 2008
indra1082

Makanan yang diperebutkan opo sih??? duh jadi gak sabar punya anak…….

Minuman tepatnya….
Duh, semoga kelahirannya lancar ya…

26 05 2008
yusdi

wah keluarga bahagia………ntar deh aku nyusul….

Amin… saya tunggu postingannya😀

26 05 2008
achoey sang khilaf

subhanallah

indahnya ya kalo dah berkeluarga🙂

Lho… baru tahu ya?😛

26 05 2008
Alex

ass.

aku bahagia mbaca postingan ini, ingat sibuah hati…..lagi doyan makan…hehe

Menyenangkan ya kalo ada yang diinget…

26 05 2008
arda86

wew, cowo semua ya ??? bisa gempar nih seisi rumah:mrgreen:

Gempar? Wehehe… setiap hari…
Tapi Alhamdulillah, saya jadi terlatih menjadi wanita perkasa (Xena kali….)

27 05 2008
hanggadamai

semoga jadi anak2 yg soleh, amiennn

Amin… Terima kasih do’anya om Hangga…

27 05 2008
nh18

Tentang Oleh – oleh …
Ah … ini cerita sederhana namun sangat menyentuh …

Bagi seorang Ayah … tiada kebahagiaan melebihi … ketika kita datang dari bepergian keluar kota … dan membawa oleh-oleh makanan
yang langsung disongsong oleh tawa bahagia anak-anaknya …

Ya Pak… senang ya meilhat anak-anak yang excited menyambut oleh-oleh kita

27 05 2008
senaz

mba nin..masyaAllah..hebat deh anak2nya..akur satu sama lain..
tp ttg makanan/minuman ini emang lbh nikmat kl dinimati rame2 ya mba..

Tul sekali…. meski kebagiannya sedikit-sedikit…

btw mba..aku kok ga bisa masuk ke blognya um Ibrahim ya??..katanya blog protected..dan aku hrs log in ke wordpress..pdhal aku kan bukan pengguna wordpress..hmm..mba nin, tau ga aku musti gmn?

Ya say… aku udah tanya lewat YM. Katanya lagi progress, tapi offline messg. nya hilang. Kalo gak salah suruh buka blog resepnya itu….

27 05 2008
ridu

wah mba.. nice story.. enak yah Luqman punya 2 saudara.. jadi rame.. hehehe.. ridu cuma berdua aja sama ade.. ya udah deh dulu sering berebutan, kalo sekrang kan udah gede, ya tetep berebutan.. hehehe..

Kalo sekarang yang direbutin apa Om Ridu?

27 05 2008
ayaelectro

enaknya dibawain oleh2 sama bapaknya. kalo saya biasanya sama ibu saya, ampir tiap bulan ke luar kota terus. Paling suka kalo ibu saya pulang dari aceh, suka dibawain makanan ayam tangkap asli aceh plus bolu medan(maklum, transit di medan dulu). hehe.

wah asyik tuh…. kirim kesini dong…

27 05 2008
IndahJuli

kalau dulu, saya dan adik2 setiap bapak dan mama pulang kerja, kita pasti langsung buka tasnya, cari oleh-oleh apa yang dibawa😀
postingan yang sangat membangkitkan kenangan, makasih yah mbak🙂

He…Seperti anak-anak saya… Begitu salah satu dari kami pulang dari mana saja, langsung meraih tas dan memeriksa kalau-kalau ada sesuatu untuk mereka😀

27 05 2008
Um Ibrahim

Hiks…terharu…SubahanAllah

Abu Ibrahim seringnya bawa buah soalnya tempat kerjaannya tetanggaan sama toko buah🙂

Wah… setiap hari dong bawa buahnya😀

28 05 2008
daeng fattah

Wah, lombok barat. Saya mau ke mataram nih tanggal tujuh juni. Kalau di mataram saya boleh silaturahmi gak mbak. Sesama blogger. Tentu seijin suaminya. Saya seorang musafir yang gak punya tempat menginap, datang demi cinta. Hiks..

Boleh, insya Allah…. Kebetulan tanggal 8 suami saya di rumah, jadi bisa main ke rumah….

31 05 2008
hamsin

ternyata orang lombok ya…kalau saya punya keluarga di lombok tengah kalau gak salah lendang are..

Ya… Alhamdulillah kami tinggal di Lombok. Di Lombok Barat…

7 06 2008
hamsin

mbak bagaimana kbrnya lombok masih ada gak sayur aresnya he…he..

Ada dong… wah saya seneng bener sayur itu…

24 07 2008
uwiuw

wah hubungan kakak adik yg bagus yah🙂

Semoga bagus sampe dewasa nanti…

19 04 2010
fika

waaahhh ceritanyaaaaaaaa jadi terharuu

30 09 2010
Nin

🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: