Simpan Saja Asap Itu Untukmu

25 08 2008

Hidup ini memberikan begitu banyak pilihan….

Termasuk diantaranya pilihan untuk merokok… atau tidak…

Berani memilih tentunya berani pula menanggung semua resiko yang ditimbulkan olehnya.

Menurut saya, seseorang bisa dikatakan bertanggung jawab ketika mampu menanggung semua resikonya sendiri tanpa memiliki keinginan untuk membagi resiko tersebut kepada orang lain.

Saya tak ingin membahas tentang resikonya disini. Sudah banyak artikel yang mengupasnya dengan sangat jelas. Beberapa diantaranya disini http://rokok.komunikasi.org atau disini http://organisasi.org

Saya bisa memahami, orang yang merokok itu bukan karena tidak tahu akibatnya tetapi karena sulit menghentikannya.

Baiklah…. Saya paham..

Tapi saya tidak bisa paham jika ada orang dewasa (bisa membaca) yang mengepulkan asap rokoknya dengan bebasnya di hadapan orang lain, terlebih di hadapan anak kecil.

Dan lebih tidak paham lagi jika orang yang merokok itu marah, ketika orang yang berada di dekatnya mengingatkannya bahwa asapnya sangat mengganggu. Merasa bahwa itu adalah hak mereka. Tapi mereka lupa bahwa kita juga berhak untuk mendapatkan udara yang segar.

Dan parahnya… kejadian itu terjadi di praktik dokter, yang notabene merupakan tempat berobat bagi orang-orang yang sakit. Setiap membawa diri sendiri atau anak-anak periksa ke dokter, selalu saja menemukan orang merokok dengan cueknya. Menebar asap dengan bebasnya. Padahal di sekitarnya ada papan bertuliskan ”DILARANG MEROKOK”.

Masya Allah. Sudah jatuh tertimpa tangga. Berangkat ke dokter dalam keadaan sakit untuk berikhtiar mencari penyembuhan, malah mendapat asap rokok yang jelas-jelas merupakan sumber penyakit.

Berlebihan kah jika saya mengatakan orang itu telah berbuat dzalim?

Pernah suami saya mengingatkan seseorang yang merokok di sebelah kami (saya, suami, dan Luqman yang saat itu berusia 1 tahun), ketika menunggu antrian di praktik dokter spesialis anak. Orang tersebut naik pitam, malah menantang suami yang sebenarnya sudah menegur dengan sangat halus. ”Jadi Bapak mau apa?”, katanya waktu itu.

Akhirnya suami mencoba berempati, secara dulu dia juga merupakan perokok berat.

”Yah sabar saja Mi…. Memang, rasa keakuan itu terusik kalo kita sedang merokok ditegur.”

Apakah asap rokok itu tidak cukup hanya merusak organ-organ tubuh tapi juga mengeraskan hati?

Ini mungkin hanya oknum tertentu… Saya percaya tidak semua perokok seperti itu.

Apakah anda perokok?

Tak apa, itu sebuah pilihan… Tapi tolonglah…. jangan buang asapnya sembarangan.

(Ah.. akhirnya ganjalan hati ini tertuang juga dalam tulisan.. sudah lama sekali memendamnya)

Pertanyaan: Kenapa fotonya si Fayyadh yang dipajang bukan gambar rokok?

Jawab: Hehe…. Itu foto waktu lagi ngantri di praktik dokter.. Dari pada sakit hati melihat orang yang merokok dengan cueknya, lebih baik mengambil gambarnya Fayyadh


Actions

Information

41 responses

25 08 2008
trendy

memang baiknya kalau ada orang yang merokok didekat kita dan kita merasa terganggu ada baiknya kita saja yang menjauh..tapi kalo situasinya nggak bisa untuk itu baru ditegur!
wekekkekekekeeekek!

Apakah ini seorang perokok yang berbicara?
Hehehe🙂

25 08 2008
nh18

Ah ini aku juga paling benci bu …
Gak ada mannernya sama sekali …

Saya sama sekali tidak membenci perokok … (karena ini adalah pilihannya ..)
Namun yang saya benci adalah jika mereka merokok tidak pada tempatnya …

Di tegur malah marah … aaarrrggghhh mau murka …

Tepat sekali Pak…
Mannernya….

25 08 2008
nothing

saya masih merokok..tapi terus mengurangi jumlah asupan rokok, semoga bisa sampe 0 rokok🙂

Saya turut mendo’akan….

26 08 2008
Alex Abdillah

Assalamu’alaikum mbak Nin.

Gimana khabar mataram hari ini ? gimana Gubernur baru kita udah dilantik blom ?

Alhamdulillah…. Mataram aman…🙂
Pelantikan gubernurnya terunda Pak….

Rokok ? sy tidak merokok dan merugikan diri tentunya.

Good on you. Alhamdulillah

Sekalian sy mohon maaf lahir bathin, MOga Ramadhan kita kali ini menjadikan kita pribadi2 Muttaqien yg bermanfaat bagi sesama.amin.

Sam-sama Pak…

26 08 2008
achoey sang khilaf

Kadang kita terlalu baik pada orang yang sedang menyebarkan racun di sekitar kita.

Hehehe…. Harusnya lebih tegas ya

26 08 2008
Iman Kristen

Rokok itu sangat berbahaya, tetapi jauh lebih berbahaya akan ketidakpedulian terhadap hal tersebut.

Salam.

Betul sekali…. Kalau saja kita semua peduli….

26 08 2008
Donny Reza

Rasanya sudah saatnya ada gerakan besar-besaran melawan kedzaliman asap rokok, masa bodoh lah, kalau perlu perang saudara😀 Secara fisik, para perokok tidak lebih kuat dari yang tidak merokok. Secara intelektual, meereka bodoh kok, buktinya pada gk bisa baca!!

Sebetulnya akan lebih mudah bagi yang tidak merokok jika ada undang2 yang jelas mengatur soal perokok, kita jg jadi lebih berani untuk mengajukan ke hukum. Kalau perlu, kita pidana kan saja pabrik rokok? :p

Ayo desak DPR buat undang-undang tentang rokok ini!!!!

26 08 2008
galih

Bu,berbagi http://news.okezone.com/index.php/ReadStory/2008/08/23/1/139312
dibaca dech… biar ganjalannya ilang🙂

Ok… Insya Allah…

26 08 2008
galih

baca ini dech bun.. klik
biar ganjalannya ilang🙂

26 08 2008
Odie

wahh…itu sih si perokoknya yang gak tau diri!!!
udah nyusahin orang lain.. gak sadar klo juga nyusahin diri sendiri…

Tepat sekali kalau dibilang gak tahu diri tuh…

26 08 2008
Odie

cuma kalo pabrik rokok berhenti beroperasi, ane rasa Indonesia bakal jadi negara miskin, karena sebagian besar pendapatan negara dari cukai rokok kan???

Nah…. harus berpikir cepat…. gimana caranya supaya gak jadi miskin

26 08 2008
jimmy

sama mbak aku juga sebel sekali sama orang2 kayak begitu.. apalagi kalo di tempat yang sempit dan sumpek, dan jelas2 sudah ada tanda dilarang merokok.. yah sudahlah.. anggap saja mereka memang orang yang tidak punya perhatian terhadap orang lain, berbeda dengan kita..

Apatis…. mereka sangat apatis….
Bahkan tanda larangan juga tidak diindahkan

27 08 2008
yellashakti

saya sering begitu di angkot, saya diam saja sambil kipas-kipas ato menutup hidung pake slayer, hehe
alhamdulillah yang ngerokok paham,,

Ya… tapi kadang banyak yang gak peduli…

27 08 2008
p.herry setyono

rokok lagi rokok lagi… sampah lagi sampah lagi

sabar mbak, mohon harap maklum, namanya jg kecanduan jd ya susah utk ngilangin kebiasaan merokok.

sudah dr sono-nya klo orang itu gak mau disalahkan, walaupun sebenernya dia mmg salah…

bapakku jg perokok berat, tiap kali aku ingatkan, dia malah sewot…

Rokok = sampah ya?

28 08 2008
hanggadamai

semoga bg yg merokok bs menghargai yg tidak merokok

Amin…
Ngerokok gak Ngga?

28 08 2008
Ndoro Seten

hidup memang semestinya saling toleransi…….

Begitulah…

28 08 2008
mang kumlod

aneh yah bu…
kok orang seneng banget meracuni diri sendiri… dan orang lain…
emang beneran yah kalau udah perokok susah berhenti…?
atau apakah “susah berhenti” itu alesan ajah…?
kekuatan kata memang dahsyat ya bu, dikarenakan orang2 bilang kalau sudah jadi perokok maka “susah berhenti” maka ya itulah kejadiannya, susah berhenti merokok…

Ini yang bagus… karena kekuatan kata, orang susah berhenti merokok. Karena dia sendiri yang sudah memvonis “Susah”. jadinya ya susah beneran

kayaknya karena pergaulan, orang jadi merokok…
saya juga bakal jadi perokok kalau logic saya ngga bertindak…
apalagi iman yang bertindak, secara kalu ga salah hampir semua fatwa di berbagai negara Islam menghalalkan rokok, Indonesia belum….

29 08 2008
emma

SELAMAT MENJALANKAN IBADAN RAMADHAN, SEMOGA AMAL IBADAH KITA DI TERIMA ALLAH SWT AMIIEN..

Amin…
Sama-sama Mba Ema…

29 08 2008
syelviapoe3

“Jadi bapak maunya apa?”
“Saya mau bapak mematikan rokok bapak.”
“Enak saja!!!” si Bapak langsung berdiri bersiap menghajar si penegur
“Hiyyaaaaaatttttt!!”
*ngaco mode off

= iya, mbak..hal2 seperti itu memang mengesalkan…
Untunglah..kalo saya (ato yang lain ) sudah mengipas2kan tangan (pertanda bahwa asap itu mengganggu), bpk perokok itu langsung mematikan rokoknya…he..he..
(apalag

Kadang ada yang bisa langsung begitu… tapi kadang ada juga yang bebal…

29 08 2008
syelviapoe3

nambah lagi, nih..komennya..

kayaknya seru juga kalo dibuat alat..
gini
jika seseorang merokok maka asapnya akan diserap oleh semacam ‘absorben’ yang diletakan di batang rokok…
jadi setiap ada asap, akan terserap oleh alat tsb.

Bisa gak, ya ?
hm…jenis absorben apa yang cocok, ya ?
*mikir mode on

Ayo.. ayo… temukan alatnya…
Saya mendukung 100%

29 08 2008
ridu

hmm.. saia juga merasa terganggu dengan perokok yang merokok di tempat umum.. apalgi kendaraan kecil kaya angkot.. kalo tips dari saia sih kita pura-pura batuk yang amat sangat di depan orang yang merokok itu.. sambi tangan kita ke dia seolah kita minta ampun ke dia.. hehehe.. kalo dia masih tetep ngerokok ya berarti dia emang udah gak punya hati

Ya Du… udah sering gitu.. tapi tetep gak peduli….

29 08 2008
Zulmasri

merokok di depan orang lain? tak ada kata lain: menyebalkan!

Sangat!!!

30 08 2008
Mudabentara

buang saja kataku, karena aku tak mau membunuh diriku..

Ungkapan yang tegas…

30 08 2008
yudios

Berhubung soal rokok dam perokok, Alhamdulillah saya baru saja memutuskan untuk berhenti merokok. Senang juga rasanya tidak merokok.

Alhamdulillah… selamat yah…

30 08 2008
Zita

Yaktiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiii!!!!!!
Maafkan saudarimu ini sudah lama tidak berkunjung, habis waktu itu bongkar pasang blog simplicity gak sengaja linksnya keapus semua…. jadi lupa mampir (alasan.com) tapi aky selau ingat dirimu kok🙂

Btw, merokok kan haraam? karena tubuh amanah dari Allah yg harus dijaga bukan begitu ?

Um……… Diriku juga minta maaf… gak ada mengintip resepmu…..
Ya… apalagi MUI sudah pmengeluarkan fatwa haram bagi rokok

30 08 2008
Zita

btw… simplicity dah kubuka lagi🙂

Langsung degh kesana…………………………….

30 08 2008
nenyok

salam
ya..ya..ya.. aku juga paling kesel ma asap rokok dan perokok yang susah ditegur..bener deh sesak di dada euy🙂

Ayo perangi rokok!!!

31 08 2008
bayu200687

aq juga sebel bgt ma rokok.
Odie said :

cuma kalo pabrik rokok berhenti beroperasi, ane rasa Indonesia bakal jadi negara miskin, karena sebagian besar pendapatan negara dari cukai rokok kan???

“Barangsiapa yang bertaqwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan jalan keluar baginya. Dan memberi-nya rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya.” (Ath-Thalaq: 2-3).

Pas sekali ayat qur’annya….
Betul… mengapa kita harus mengkhawatirkan hal yang dibenci Allah ini

2 09 2008
goncecs

saya sebenernya gak suka ama rokok !!
tapi aku sendiri masih ngrokok !!

Nah loh… Kenapa bisa gitu?

2 09 2008
achoey sang khilaf

Selamat menunaikan ibadah shaum Ramadhan
Selamat menikmati kesejukan bulan kemenangan
Mohon maaf lahir dan bathin🙂

Sama-sama Kang Achoey…🙂

3 09 2008
orangndut

Iya ya, merokok itu emang banyak resikonya. Saya juga pernah menuliskan salah satu resikonya di sini: http://www.omongopo.com/2008/08/kanker-paru-paru-dan-kebiasaan-merokok.html

3 09 2008
ario saja

waduh…. klo ketemu oknum kaya gitu, di ajak gelut ae bozzz gak atek tengok kanan tengok kiri.

Wadooooh… Masa mau diajak gelut…

3 09 2008
melih

wah itu si perokok lagi patah hati kali mbak, makanya dia marah pas lagi anda tegur, kan dia pergi ke dokter karena dia patah hati itu mbak:)

Hehe bisa aja..
patah hati… tapi kok mau membunuh orang pelan-pelan..

4 09 2008
Edi Psw

Untungnya saya bukan pria perokok, hehehe. Saya pun juga kurang suka kalau ada orang mengepul-ngepulkan asap rokok di hadapan kita. Lebih baik merokok sekalian daripada menghirup kepulan asap rokok.

Lebih baik gak ngerokok dan gak dizalimin sama perokok😀

4 09 2008
emma

Mbak’ Nin.. Puasaaa..? semoga sehat selalu yaa..

Ya Mba…
Semoga Mba Ema juga demikian

4 09 2008
wahyukresna

sayapun begitu benci dengan rokok >.<”

Alhamdulillah… jika banyak yang tidak suka…

4 09 2008
wennyaulia

Fayyadh imut bangetttt😆

,,,dan saya sering heran dengan mereka yang bangga bisa ngebuat asap berbentuk lingkara dan kotak
*apa bagusnya? -.-‘

Hehe…
Untuk membuatnya mereka harus menghisap dulu asapnya….

5 09 2008
mataharicinta

duh, fayyadh ganteng banget bun
ntar buat anak neng ya:)

😀

kalo bunda tadi nanya, neng jawab ya!
ORANG ITU MEMANG ZALIM BANGET!
neng juga pernah tuh kaya gitu. kita udah pake tisu, mereka gak ngeh juga. udah ngipas2 tangan eh malah gak mudeng (ini bloon beneran opo piye yo).
terakhir waktu neng bilang neng terganggu, tau mereka dua gimana bun?
mereka cuma ngekeh sambil sengaja ngembuskan asap terakhir ke neng sebelum nginjak tuh rokok. terang aja neng murka.
hhh….perokok2 ini kalo udah merokok kadang memang udah gak jadi manusia lagi bun:(
neng benci…!

oh ya, ini buat oknum perokok yang memang gak tau diri ya. bukan buat semuanya;)

Sayangnya jumlah mereka yang tidak semua ini banyak juga ya😦

8 09 2008
Silo

Betul itu.
Rokok memang haram, karena kita telah mencoba bunuh diri secara perlahan…
Sedang kita kalau di kasih nasi di warung tapi ada tracunnya dikit pasti ndak mau makan. Ini yang jelas racunnya banyak di hisap teruss…
Ironis juga bagi rakyat miskin, sebagian di antara mereka susah kalau ngeluarin biaya sekolah anak saking tidak punyanya tapi kalau buat rokok selalu ada deh…

Penasaran….
Kenapa ya kok banyak sekali yang senang merokok?

8 09 2008
uwiuw

sy perokok tapi sy tidakakan marah bila kamu marah sy merokok. Karena sy sendiri merasa merokok itu merugikan. Tapi mau bagaimana lagi sudah kecanduan🙂

Hehe.. Mau tahu dong… kenapa masih kecanduan…

10 09 2008
lovepassword

Masalah merokok atau tidak merokok sih sebenarnya sih elo-elo gua-gua. Aku sebenarnya biarpun nggak perokok, nggak terlalu terganggu dengan asap rokok. Tapi kalo ada bayi atau di tempat umum ada yang ngingetin perokok, ya mestinya yang ngerokok maklum dong. Masak nggak kasihan sama bayi sih.

Kayaknya temenku Mas Agor juga sedang nulis soal rokok deh. hik hik.

http://agorsiloku.wordpress.com/2008/09/07/status-quo-mengharamkan-rokok-atau-merokok/

SALAM.

Iya… Saya khawatir rokok menghilangkan rasa iba…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: