[Ramadhan 1429] Allah Sangat Mengasihiku

8 09 2008

Hari itu pertemuan rutin pekanan (liqo) kami yang terakhir, sebelum ramadhan tiba. Saya dan teman-teman merundingkan, akan bagaimana pertemuan pekanan kami selama Bulan Ramadhan. Ada yang mengusulkan pada pertemuan pertama selama Bulan Ramadhan (yang saat itu bertepatan dengan Ramadhan hari pertama), diadakan sore hari sekalian ifthar Jama’i (Berbuka puasa bersama). Kemudian dijawab, karena itu adalah berbuka puasa hari pertama, lebih baik kita di rumah saja, agar bisa berbuka puasa bersama keluarga. Saya tersenyum, saya katakan bahwa di rumah atau dimana sama saja bagi saya. Bagi orang lain puasa hari pertama mungkin istimewa. Tapi bagi saya tiga puluh hari puasa tersebut sama istimewanya. Sembilan tahun menikah, mungkin hanya sekali atau dua kali pernah berbuka puasa pada hari pertama puasa bersama suami. Selebihnya saya hanya berbuka sendiri, atau dengan anak-anak. Ketika ada yang mengomentari, ’Sabar ya Mba’. Saya tersenyum kembali. ’Sudah biasa, ’ Kata saya kemudian.

Keinginan untuk senantiasa berbuka bersama suami tentulah ada. Tapi tak bisa memaksa jika keadaan tak memungkinkan. Bahkan pada hari Senin-Jum’at saya akan berbuka di masjid bersama anak TPQ di perumahan. Saya dan pengurus yang lain bertugas mengatur buka puasa mereka. Jadi, ketika jadwal OFF suami bertepatan dengan hari itu (Senin-Jum’at) suami juga memilih berbuka puasa di masjid bersama dengan pengurus Ta’mir yang lain. Dalam satu bulan Ramadhan itu tak lebih dari 8 hari kami bisa berbuka puasa bersama.

Namun…. Allah memang mengasihiku (dan kita semua)… sungguh…

Suami saya pulang dari Sumbawa, tempatnya bekerja, hari Rabu, 27 Agustus yang lalu. Hari kamisnya dia mengeluhkan badannya yang dirasa tidak nyaman. Ketika saya sentuh keningnya terasa hangat. Malam Sabtunya saya temani dia ke dokter. Sang dokter memberikan istirahat baginya 3 hari, artinya hari Senin sore dia baru dianjurkan berangkat kerja. Artinya suami bisa merasakan puasa hari pertama di rumah. Merasa senang dibalik musibah sakit yang menimpanya? Bukan, hanya merasa, di balik sakitnya ada hikmah yang tersimpan.

Tapi… ketika hari Sabtunya suami merasa badannya lebih baik, dia ingin berangkat kembali ke Sumbawa sorenya. Baiklah, saya tak ingin menghalanginya yang tidak ingin lama-lama izin. Bagi saya tak apa puasa sendiri, saya hanya mengkhawatirkan kondisinya yang belum fit benar.

Sekali lagi Allah Maha Pengasih…. Allah mengasihi suamiku… DIA ingin meleburkan dosa-dosa suamiku sebelum memasuki Bulan yang penuh rahmat ini…. DIA ingin memberikan istirahat yang lebih pada suamiku…. Maka dimunculkanlah bintik-bintik kecil, yang berisi air… Yang membuatnya memanggil saya untuk meyakinkan dirinya apakah benar bintik-bintik itu adalah cacar air. Setelah saya perhatikan, dan karena dulu pernah terkena, saya mengangguk. Ya dia terkena cacar. Dokter yang kami kunjungi (lagi) malam itu semakin meyakinkan bahwa suami saya benar-benar terkena cacar. Surat keterangan sakit yang diberikan malam sebelumnya diedit, dari tiga hari menjadi 7 hari. Sebetulnya, dengan surat keterangan bahwa suami terkena cacar saja, perusahaan bukan hanya mengizinkan, tapi mengharuskan karyawannya untuk tidak bekerja. Mungkin karena cacar ini jenis penyakit menular ya..

Lihatlah betapa pengasihnya Allah…

Dia berikan suamiku istirahat yang lebih… Karena saya memang melihat kelelahan yang sangat pada dirinya. Bukan hanya fisik tapi juga pikiran.

Dia berikan kesempatan bagi saya dan suami untuk merasakan puasa hari pertama. Bahkan tak cukup hanya hari pertama, tetapi delapan hari pertama. Saya juga tentunya akan izin kepada pengurus TPA yang lain untuk tidak berbuka di masjid dulu. Tak mungkin saya membiarkan suami yang sedang sakit berbuka puasa di rumah sendirian.

Beginilah cara Allah mengasihi kami

Subhanallah walhamdulillah…..

Meskipun untuk itu suami saya harus merasakan gatal di tubuhnya karena cacar itu..

Tapi Alhamdulillah… dia bisa bersabar….


Actions

Information

34 responses

8 09 2008
Alex

Ass.

dibalik ujian ada hikmah yg tiada tara bermakna

Insya Allah..

8 09 2008
Mang Kumlod

Subhanallah hebat nih buh nina bisa mengambil hikmah di balik ujian….

Subhanallah….
Tiada yang lebih hebat dari-Nya

8 09 2008
syelviapoe3

Kalo kata pak Andrea Hirata

“Blessing in Disquise” (Berkah yang tersamar) he…he…

Harus diungkap biar tak tersamarkan ya…

8 09 2008
trendy

apapun yang terjadi semua ada hikmahnya ternyata!

Demikian yang terjadi selama ini..

8 09 2008
kakanda

SubhanaLlah

Allahu Akbar…

8 09 2008
Zico Alviandri

Duh… sebenernya ini mirip kisah sendiri. Cuma saya baru nikah, dan ini Ramadhan pertama dalam pernikahan saya.

Akankah pekerjaan mengalahkan keluarga? :((

Semoga semuanya berjalan seimbang…
Salam buat istrinya

8 09 2008
Donny Reza

Huhu, jangan sampai keseringan do’a supaya suaminya sakit ya? :p gk boleh itu… hehe… canda mbak😀

Engga dong…

8 09 2008
Zulmasri

keluarga mrpkn hal utama. munkinkah ini teguran sayang Allah buat suami mbak?

salut, mbak orangnya positive thinking

Mungkin juga begitu…
Yah… kadang-kadang bisa juga negative thinking

8 09 2008
Zulmasri

keluarga mrpkn hal utama. munkinkah ini teguran sayang Allah buat suami mbak?

salut, mbak orangnya positive thinking.

9 09 2008
nh18

Ah … Ibu Nin …
Semoga suaminya cepet sembuh yaaa …

Ya … mungkin beginilah cara ALLAH mengasihi …

Terima kasih Pak…
Allah memang memiliki berbagai macam cara untuk mengasihi…

9 09 2008
afwan auliyar

semoga keluarga ibu dikuatkan oleh allah ….🙂

memang allah maha pengasih thd semua hamba2nya …🙂

Amin…..
Tak diragukan lagi betapa pengasihnya Allah…

9 09 2008
achoey sang khilaf

Subhanallah

Wallahu Akbar!!!!

9 09 2008
Ndoro Seten

Amiiien……
moga cita-cita dan keinginan luhur sampeyan bisa diijabahi oleh Tuhan!

salam kenal

Amin…
Terima kasih…
Salam kenal juga…

9 09 2008
Odie

kunci semua cobaan adalah SABAR, jadi, sabar ya mbak…
Keep Smile…

Insya Allah
*smiling*

10 09 2008
bayu200687

Alloh memilihkan jalan terbaik buat hambaNya yang bertaqwa….

Insya Allah…
Semoga benar, kita termasuk yang bertaqwa…

11 09 2008
galih

😀 jadi pengen bikin wallpaper bernuansa islami…
tar ah nyoba

eh,ko jadi nglantur. Pokonya gitu kali,semua orang punya cara untuk bersyukur.. tapi aku belum menemukan cara bersyukur yang lebih.. lebiiihhhh dari sekarang😦

Insya ALlah kau akan menemukannya kelak…

11 09 2008
Rindu

Dan ALLAH selalu ada didekat kita, sangat dekat bahkan … yok mbak, kita saling berlomba mendekatkan diri.

Ayoooo…

13 09 2008
zahroul aliyah

Met Puasa Ramadhan mbak
wah kasihan abi nya kna cacar air…
tapi ada hikmah nya kan mbak ya…???
Alhamdulillah…

Alhamdulillah…

13 09 2008
doom bloog

sabar dan tidak memikirkan hal yang dalam secara terus menerus akan membantu kesehatan dan juga keyakinan kepada Allah

Insya Allah…

14 09 2008
ridu

subhanallah.. mbak nin bijak sekali, menyikapi musibah sebagai tanda kasih sayang dari Allah.. yang sabar yah mba.. semoga dosa-dosa suami mbak bisa terhapuskan oleh kesabaran..

Amin… Makasih Du…

15 09 2008
emma

Assalamualaikum Mbak’Nin..
gimana.. sekarang sudah sembuh ..si bapak..?
semoga sabar nya akan mendapat balasan manis dari Allah, amiin.

Amin… Makasih Mba Ema

15 09 2008
Zita

Salaamtu, moga cepet sembuh…

Moga keluarga Ukhti selalu diberi keberkahan, kesabaran dan kekuatan… amin.

Aku kadang kalo suami atau anak sakit rasanya, pengen tuker tubuh sama mereka, lebih berat kalo liat mereka sakit daripada kita sendiri yang sakit😦

Insya’Allah khair🙂

Amin…. Syukron ya Ukhty…

16 09 2008
p.herry setyono

yang sabar ya mbak… mungkin ini sebenarnya hadiah yg diberikan Alloh pd mbak, berupa kesempatan utk dapat mengeruk pahala dan kebaikan sebanyak mungkin.

Betul sekali….
Ini adalah hadiah dari-Nya

17 09 2008
yudios

Saya banyak belajar dari tulisan bak Nin..

Alhamdulillah…
Saya juga demikian…
Indahnya blogging ini… bisa saling belajar

17 09 2008
melih

innalloha maasobbirin…..!

Insya Allah…..

17 09 2008
Rindu

berteduh .. diluar panas banget mbak🙂

Tafadhol sayang…

18 09 2008
goncecs

kunci hidup adalah SYUKUR dan SABAR !!

Benar….

19 09 2008
Edi Psw

Yang sabar ya Mbak. Sampeyan diberi peran baru oleh Allah. Moga-moga suami segera sembuh ya?

Makasih Pak…

19 09 2008
yellashakti

nikmatnya sakit :
1. dileburkan dosa-dosa
2. waktunya beristirahat
3. waktunya berkumpul keluarga

Alhamdulillah…
Kalo inget yang tiga ini… penyakitnya berkurang ya

22 09 2008
tren di bandung

mba, tingkatan berikutnya minta dikumpulkan dengan keluarga jangan dengan bencana. minta lagi sama ALLAH, pasti dikabul dengan cara yang tidak terduga, insya ALLAH. salam kenal buat keluarga semuanya… saya do’akan menjadi keluarga yang diberikan sakinah dan rahmat. do’akan keluarga saya juga ya mba… beberapa tulisan untuk sharing, mudah2an pas… kalau ngga di pas-pasin ya…

http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/22/membeli-masa-depan/
http://trendibandung.wordpress.com/2008/09/13/just-do-up/

Hehe…
Saran yang bagus…
Tapi sebenernya gak pernah minta dideketkannya dengan bencana, hanya saja Allah memberikannya seperti itu…

22 09 2008
ummurifqi

Baarakallohu fiikum…

Amiiinnnnn

25 09 2008
achfaisol

sebuah teladan yg harus saya tiru… semoga rahmat Allah senantiasa tercurah atas mbak sekeluarga, juga kita semua, amin…

selamat Berpuasa… semoga segala ibadah kita diterima oleh Allah SWT, amin…

sebagai tambahan, saya membuat tulisan tentang “Berdzikir Membuat Hati Tetram, Benarkah?”
silakan berkunjung ke:

http://achmadfaisol.blogspot.com/2008/08/berdzikir-membuat-hati-tentram-benarkah.html

(link di atas adalah tulisan ke-1 dr 5 buah link berdzikir membuat hati tentram)

semoga Allah menyatukan dan melembutkan hati semua umat Islam, amin…

salam,
achmad faisol
http://achmadfaisol.blogspot.com/

Amin…
Insya Allah…

27 09 2008
yessymuchtar

ahh..sabarnya dirimu🙂

Semoga benar demikian adanya

27 09 2008
yudios

mata berlinang berkaca kaca
memohon ampum pada Ar Rahman
lebaran sudah di depan mata
mohon maaf lahir dan batin

Mohon maaf juga…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: