[Catatan Perjalanan] Madura Sebagai Tujuan Pertama

22 12 2008

Dengan tergesa-gesa kami berangkat ke bandara menggunakan taxi. Waktu sudah menunjukkan pukul 11.30. Sudah masuk waktunya check in. Syukurnya jarak antara rumah dan bandara tidak terlalu jauh. Dalam waktu tak lebih dari 10 menit dan membayar taxi Rp. 10.000,- kami sudah tiba di bandara. Antrian check in cukup panjang. Rupanya sebagian orang juga memilih check ini di akhir waktu. Setelah membayar airport tax sebesar Rp.20.000,- per orang kami segera masuk ke ruang tunggu. Dan terbanglah kami ke bandara Juanda Surabaya.

Mungkin masih ingat rencana perjalanan kami (Sidoarjo-Gresik-Madura-Malang), yang waktu itu sempat membingungkan sebelum memutuskan daerah mana yang akan dikunjungi lebih dahulu. Malam sebelum berangkat kami memutuskan untuk langsung menuju Madura dari Juanda.

Setibanya di juanda, abi mengurus bagasi, saya menunggu sambil mencari informasi tentang angkutan yang termurah tapi cepat ke Pelabuhan Perak. Kali ini kami sengaja tidak minta jemput keluarga yang ada di Madura. Ada seorang cleaning service yang ramah (catatan: cleaning service di bandara Juanda ramah-ramah), yang memberikan beberapa pilihan angkutan yang bisa kami gunakan.

1. Naik DAMRI ke Bungur Asih, tarifnya kurang lebih 10.000, dilanjutkan dengan naik bis ke Pelabuhan Perak dengan tarif perkiraan 5.000–10.000. Kalau hitungannya tiga orang maka kami akan membayar 45.000–60.000 dengan durasi perjalanan yang lebih lama, mungkin akan memakan waktu 2 – 3 jam.

2. Naik taxi bandara, kemungkinan tarifnya 80.000

3. Naik kijang, mereka tidak tahu berapa tarifnya.

Begitu keluar dari bandara, yang pertama kali terlihat adalah loket penjualan tiket taxi. Saya mencoba bertanya. Tarif taxi sampai Pelabuhan Perak adalah Rp. 118.000,-. Setelah diskusi sedikit, kami putuskan untuk naik taxi bandara ini. Dua kali lipat mungkin dari harga bis tapi tentunya perjalanannya lebih singkat.

Abi sempat bertanya kepada supir kijang yang menawarkan jasanya pada kami. Tarif kalau sampai Perak 130.000. Syukurlah, ternyata taxi lebih murah dari kijang tersebut.

Kami memilih lewat tol. Dengan membayar 8.000 kami tiba di Pelabuhan Perak kurang lebih 1 jam. Sampai di Perak, kami langsung membeli tiket ferry. Untuk dewasa 4.000, anak-anak 2.000. Cukup murah ya..

picture-015

Saat berada di atas ferry, cukup kaget juga lihat kondisi ferrynya dibanding 3 ½ tahun yang lalu waktu saya terakhir ke Madura. Ferrynya bersih. Bersih sekali. Ada seorang wanita yang berdiri di ujung tangga. Penampilannya seperti pramugari, hanya lebih macho. Perempuan itu dengan tegas memerintahkan penumpang yang naik dengan menghisap rokok untuk segera mematikan rokoknya. Ferry itu bebas asap rokok. Dia juga tak sungkan membantu ibu-ibu yang kesulitan membawa barang-barangnya ke atas kapal. Saya tak pernah menemukan perempuan itu sebelumnya. Kemajuan yang pesat. Alhamdulillah…

Sekitar 45 menit kemudian kami tiba di Pelabuhan Kamal, Madura. Kapalnya belum merapat dengan sempurna, sudah banyak laki-laki yang menawarkan jasa angkutan ke kota. Sesuai pesan kakak saya, tarif normalnya 30.000-50.000. Salah satu supir menawarkan ongkos 80.000 dengan ngotot, tak bisa ditawar. Saya pura-pura menelpon kakak untuk minta dijemput, akhirnya si supir menyerah dengan harga 50.000. Perjalanan ke Burneh, tempat kakak saya tinggal memakan waktu sekitar 45 menit.

Akhirnya tibalah kami di pulau dimana kenangan masa kecil saya sempat terekam beberapa saat.

(Tulisan ini sengaja saya buat agak detail, siapa tahu kelak ada yang membutuhkannya. Jika dianggap tidak penting, diskip saja ya…)


Actions

Information

31 responses

23 12 2008
nkusuma6210

Wah, udah lamaaa banget ndak naik ferry.
sekarang udah canggih gitu? udah ada pramugari juga?
mantap…

Iya… pramugarinya tegas lagi…

23 12 2008
heri

ah madura… saya pernah ngisi pelatihan menulis untuk anak-anak pesantren di pamekasan… di daleeeeem desa… tapi semangat mereka subhanallah luar biasa!

kunjungan ke Malang dituliskan?😀

Ke Malang? pasti Pak… banyak cerita manis disana

23 12 2008
arifrahmanlubis

madura? belum pernah kesana.

asli madura ya bu?

tempat wisatanya apa saja?🙂

Asli Madura tapi lahirnya di Balikpapan
Tempat wisata?
hehe, saya harus googling dulu nih

23 12 2008
siwi

Wah, sepertinya liburannya menyenangkan..
Jadi pingin ikut jalan2🙂

Ayo jalan-jalan… jangan lupa posting ceritanya ya

24 12 2008
cantigi™

perjalanan yg menyenangkan. keren.. ^_^

Menyenangkan sangat😀

24 12 2008
lovepassword

Bagi yang hendak ke Madura dalam waktu dekat, pasti terbantu dengan gambaran ini. SIP

Semoga demikian…

24 12 2008
roy

senangnya bisa jalan-jalan…..
jadi pengen…
tapi belum waktunya…
nanti ketika sudah saatnya…pasti akan kuikuti jejak jejak orang yang sudah jalan-jalan duluan…
hehehe

*Menunggu…*

25 12 2008
airlangga89

Waah asyik nech abizz jalan jalan.. hehee…🙂

Begitulah🙂

25 12 2008
dewi

pengin ke Madura….
ada temen kuliah di sana, yg dah kayak sodara…
lagian dah lama gak makan kacang lorjuk yg biasa dibawain umi-nya temen saya itu…
he3…

salam bwt keluarga ya mbak….🙂

Wah… saya juga seneng sekali dengan lorjuk itu….

26 12 2008
ummurifqi

Asyikkk….liburan…..
belum pernah jeh ke madura….
Nanti diliput ya mbak tempat wisatanya… 🙂

Insya Allah…

26 12 2008
uwiwu

hmm memang enak pulang ke tempat dimana kenangan kita tersimpan…seolah kembali pulang si anak hilang😀

Hehe….pengennya sering-sering pulang…

26 12 2008
ichaawe

benarkah di madura banyak sate madura mbak nin’???
waaah kapal ferrynya bersih banget yah.
beda dgn kapal ferry dr merak ke lampung … dua kali naek ferry kesana. ga pernah aku nemu yg bersih kayak gituh

Hehehe… belum pernah makan sate di Madura…. Kalo soto madura pernah, tapi kenapa rasanya aneh di lidah saya, bingung juga…

27 12 2008
melih

asyik liburan akhir tahun ke luar pulau deh, jadi pengen pulang kampung

Kampungnya dimana?

27 12 2008
reallylife

madura… aku belun pernah ke sana bun, baru nyampe Surabaya doang

Sekali-sekali harus sampe kesana ya

27 12 2008
ahsinmuslim

dalam rangka apa melakukan perjalanan keliling daerah? liburankah? atau…….?

Suami ada acara di Malang, jadi sekalian jalan-jalan😀

27 12 2008
ika

maksudnya pramugarinya tomboy yahhh????? kok jadi rada bingung neehhh….. ada pramugari tapi macho…….hohohohoho………

Hehehe…. Pramugarinya tampak macho… gak seperti yang di pesawat, seksi…

27 12 2008
achoey

perjalanan yg indah
tuk menemukan keindahan

bunda, afwan dah lama ga jalan2
salam semangat!

Gak papa….. tapi jangan gitu lagi ya…🙂

27 12 2008
syelviapoe3

Sip-sip, mbak..Keren !
Detil…jadi kalo ada yang bepergian ke Madura, perhitungan ttg ongkosnya lebih detil juga😀

Hehehe… semoga bermanfaat

27 12 2008
silent reverie

jadi pengen jalan2 ke madura…

salam kenal balik, mbak🙂

Ayo… ketemuan disana ya🙂

27 12 2008
bapakethufail

makasih infonya….. mayan untuk panduan kalau suatu saat main ke madura

Sama-sama… Nanti cerita ya kalau sempet kesana

28 12 2008
ven

Waaa jd mba nin aseli madura thoo…kt suamiku yg pernah dinas di sana…di madura masjidnya bagus2 dah gitu…jarak bbrp meter aja dah ada masjid….dah kayak lombok..seribu masjid…

bener gitu ga mba…

Hehehe… iya Ven…
Mesjidnya memang seperti di Lombok…
Tapi rata-rata disana tiap rumah ada mushollanya

28 12 2008
Rindu

Ikut …

Bungkus… (bajunya maksudnya)

29 12 2008
Ekonikoe A. Namikoela

Baca postingan ibu aku jadi malu. Boro-boro Madura, tapal batas Jateng-Jatim belum pernah kulewati!
Hik…hik…hik…

Kok malu….

29 12 2008
sucikeren

madura…blom pernah… lumayan ni postingannya buat panduan kalo2 mau ksono🙂

kapan-kapan deh kesono ya

29 12 2008
doelsoehono

walah – walah ngomong -ngomong Madura jadi ingat waktu saya naik kapal yang pertama kali kira – kira tahun 1985 an ……..pokoknya enak tenan deh ….Thanks

Lho.. ngomongin Madura kok inget waktu naik kapal?
Memangnya naik kapalnya ke Madura?

29 12 2008
doelsoehono

eeeee ada yang ketinggal …Selamt tahun baru dan selamat berlibur …..

Sama-sama…

29 12 2008
ven

mba nin…selamat tahun baru 1430 H yaa..

Makasih say…
Sama-sama…

30 12 2008
nh18

Ibu Nin …
Wah jadi Madura dulu nih …
hehehe …

En yes memang ASDP … terus menerus meningkatkan pelayanannya …
Nama Kapal Ferry itu … “Potre Koneng” bukan ya ??

Salam Saya ibu …
Selamat Tahun Baru Hijriah 1430
Selamat Tahun Baru Masehi 2009

Tahu aja Pak kalo ada yang namanya potre koneng…

9 01 2009
galih

Selamat Tahun Baru 1430 H…
Mm.. banyak kenalanq yg berasal madura rata2 sudah haji..😀 agamis sekali *anak kecil juga ada ituh* ..

Tapi saya belum berhaji😦

14 01 2009
mulyadibjlpile

musim apa sekarang ya di madura?

November kemarin musim mangga

22 02 2013
Rustka

semoga madura jadi tambah2 lebih baik lagi ya salam kenal🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: