Virus Singapur

23 03 2009

ade

Dua bulan setelah diopname karena Demam Berdarah, Fayyadh demam lagi, sempat khawatir kalau DB lagi. Syukurnya di hari ketiga sudah turun dan nampaknya tidak mengarah ke DB. Seorang teman yang dokter juga mengatakan, insya Allah tidak akan terkena DB lagi dalam jarak waktu yang singkat.

Ketika kemudian satu pekan berikutnya demam lagi, khawatir lagi. Pengalaman tempo hari memang menyisakan sebuah trauma bagi kami. Demamnya tak turun dalam masa dua hari, rewel, tidak mau makan dan minum, bahkan mengkonsumsi ASI. Setelah saya periksa mulutnya tampaknya ada bintik-bintik merah. Kesimpulan saya sariawan. Tapi, di tangan dan kakinya ada bintik-bintik merah. Saya ingat seorang teman ada yang pernah cerita tentang penyakit mulut tangan dan kaki (panjang sekali namanya). Kalau melihat gejalanya mirip, tapi anak teman saya itu sampai bengkak-bengkak, sedangkan Fay tidak. Lalu apa?

Rencananya saya tidak akan membawanya ke dokter, mau dikasih obat alami saja, tapi melihat dia sulit makan, bahkan minum dan mimi’ ASI, saya dan suami membawanya ke dokter.

Begitu kami jelaskan kondisinya kemudian diperiksa, dokter langsung mengatakan bahwa Fay terjangkit virus Singapur. Hah? Virus apa pula ini?

“Apa ini yang disebut penyakit mulut tangan kaki Dok?”

“Betul”

“Anak temen saya kok sampe bengkak-bengkak”

“Kondisinya berbeda pada tiap orang, tergantung ketahanan tubuhnya”.

Oh I see….

Virus Singapur ini kata pak dokter sedang mewabah di Lombok.

Yang paling menyedihkan dari penyakit ini, Fay tidak mau menyusu lebih dari dua hari. Sebenarnya dia ingin, tapi baru menyentuh bibirnya langsung dilepas. Bisa terbayang bagaimana sakitnya.

Kasihan anak ketiga kami ini. Ketahanan tubuhnya memang relatif lebih rendah dibanding dua kakaknya.

Alhamdulillah sekarang dia sudah sehat kembali, dan yang terpenting sudah mau menyusu lagi.

Jadi teman-teman… mohon maaf jika lama tak berkunjung ya..

Ini info hasil browsing dari sini:

Coxsackie, Virus Penyerang Balita

Jangankan mengunyah makanan, untuk minum pun, mulut pedih sekali! Ya,itulah salah satu gejala penyakit mulut, kaki dan tangan (MKT). Repotnya, penyakit ini amat mudah menular.

Karena tak terlalu membahayakan, penyakit ini memang sering terlewatkan begitu saja. Apalagi, gejalanya juga tak terlalu istimewa. Dan, entah mengapa, jumlah penderita penyakit ini biasanya meningkat pada musim pancaroba.

Cirinya: bintil-bintil berair

Umumnya, anak yang kurang sehat akan rewel, mogok makan dan minum, serta tubuh
agak sumang (suhu tubuh agak naik). Namun, bila rewelnya berlanjut dengan bertambah sulitnya si kecil makan plus mulutnya sakit sampai keluar air liur (untuk
menelan air liur saja perih, apalagi minum), maka Anda perlu ekstra hati-hati.
Bisa jadi, si kecil bukan menderita sariawan biasa.

Menurut Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), staf pengajar dari Divisi
Infeksi dan Pediatri Tropik, Departemen Ilmu Kesehatan Anak, FKUI/RSUPN
Cipto Mangunkusumo, Jakarta.

Coba lihat, apakah ada bintil-bintil berisi air dalam mulut si kecil dan sebagian diantaranya mungkin sudah pecah. Kalau ada, ini adalah salah satu gejala dari penyakit MKT.

Memang, bintil-bintil berisi cairan merupakan salah satu gejala khas dari penyakit MKT atau hand, foot and mouth disease (HFMD) . Tapi jangan samakan ini dengan penyakit kuku dan mulut pada binatang ternak. Biar namanya mirip, tapi penyakit ini sama sekali berbeda dengan penyakit kuku dan mulut pada sapi misalnya!

Di Indonesia, kebanyakan virus penyebab penyakit MKT termasuk enterovirus yang dikenal sebagai virus coxsackie A16 atau enterovirus 71. Virus coxsackie adalah sejenis enterovirus yang hidup di usus halus. Karena penyakit ini disebabkan oleh virus, biasanya penyakit ini akan sembuh sendiri dalam waktu 7 hari, kata Prof. Sri.

Sekalipun begitu, ini bukan berarti Anda tak harus waspada. Sebab, bisa saja
virus yang menyebabkan penyakit ini berbeda serotipe. Menurut National Center of
Infectious Disease , Amerika Serikat, virus coxsackie yang masih sekeluarga
dengan virus polio ini sangat mudah bermutasi alias berubah bentuk jadi serotipe
yang berbeda.

Jangan sampai komplikasi

Sekalipun orang dewasa bisa juga tertular, penyakit MKT ini lebih sering tampak
pada anak-anak di bawah usia 10 tahun, termasuk pula bayi.

Masalahnya, jika bintil berair itu ada di mulut si kecil, bisa dibayangkan betapa perihnya mulut yang tampaknya seperti
sariawan itu. Untuk mengurangi rasa sakit tersebut, umumnya dokter memberi obat oles mulut, semacam obat untuk sariawan. Antibiotika tidak diperlukan, kecuali ada tambahan infeksi bakteri.

Juga, karena mulutnya perih, orang tua sangat khawatir karena anaknya tidak mau makan dan minum, jelas Prof. Sri Rezeki. Makanya, anak yang dirawat umumnya hanya diberi cairan infus sebagai pengganti makanan yang dibutuhkan tubuh. Uniknya, si kecil biasanya tidak kelihatan seperti anak sakit. Tak heran, kalau selama dalam perawatan, ia bisa mondar-mandir di kamar sambil membawa infus yang menempel di lengan.

Yang pasti, penyakit MKT ini jarang membahayakan penderitanya, kecuali kalau ada komplikasi. Walau begitu, kalau anak masih saja demam, mengantuk, lemas dan tidak bergairah, segeralah bawa ke dokter. Bisa jadi telah terjadi komplikasi. Kalau dibiarkan berlarut-larut, dikhawatirkan virus bisa sampai ke jaringan otak dan menyebabkan ensefalitis (radang jaringan otak).

Kalau ini yang terjadi, akibatnya bisa fatal. Inilah yang dialami oleh murid sekolah dasar di Malaysia tahun 1997. Dari ratusan murid sekolah yang harus dirawat di rumah sakit, 26 orang di antaranya meninggal. Waktu itu, sekolah sampai harus diliburkan selama seminggu. Jika penyebab penyakit MKT ringan, sekolah tak perlu diliburkan kok, lanjutnya.

Jaga kebersihan

Yang benar-benar perlu diwaspadai adalah, penyakit ini sangat mudah menular. Proses penularannya bisa dari cairan yang keluar dari bintil-bintil di mulut, kaki dan tangan, bisa juga dari kotoran (tinja) si kecil. Anak yang terkena MKT (dengan bintil-bintil di tangan yang baru pecah) memegang mainan, lalu mainan itu dipegang oleh temannya. Dari sini, jelaslah bahwa si teman anak sudah tertular, ujar Prof. Sri.

Juga, karena menahan rasa sakit di mulut, anak-anak yang masih kecil tak jarang meneteskan air liur. Nah, air liur itu bisa saja menetes pada bajunya. Jika baju yang basah itu kemudian dipegang oleh orang lain, ya ikut-ikutan tertular juga.

Bagaimana penularan via kotoran? Gampang juga. Dari kotoran yang menempel pada diaper yang tak langsung dibuang, atau tangan pengasuh yang kurang bersih dicuci setelah membersihkan kotoran bayi. Tangan yang sudah tertempel virus itu berpotensi menularkan penyakit pada orang lain. Apalagi, bila ia harus pula menyediakan makanan atau memegang makanan, ujarnya lagi. Apa jalan keluarnya?

Jika bayi Anda terkena MKT, sebaiknya diaper yang kotor terkena tinja langsung dibuang dan dimusnahkan. Apalagi, virus yang tersimpan dalam tinja bisa bertahan
lama. Juga, si pengasuh harus lebih memperhatikan kebersihan tangannya.

Lalu, jangan dikira jika si kecil yang sudah sembuh serta bintil berisi cairan di mulut dan tangan sudah hilang, tidak mungkin menularkan MKT lagi! Sekalipun sudah lewat 2 minggu, Anda harus tetap waspada. Tinja si kecil masih bisa menularkan virus itu.


Actions

Information

51 responses

23 03 2009
achoey

virus memang berbahaya
tapi insyaallah selalu ada obatnya

23 03 2009
mangkum

Oh saya pikir ini penyakit sosial…
al-Hamdulillaah bu anaknya udah sehat. Semoga sehat selalu ya bu Nin…

24 03 2009
nh18

Alhamdulillah sudah sehat kembali ya Bu …
Sehat-sehat terus ya Bu …

Dan terima kasih atas Infonya …

Salam saya

24 03 2009
masridwan

pake thibbun nabawy… mempan gak ?

24 03 2009
reallylife

makasih ya bun.infonya sangat bermanfaat. dah lama ni aku nda mampir

24 03 2009
sajaksufi

moga tuhan selalu melindungi.

25 03 2009
Rindu

Belajar dari sini … sekarang gimana kondisinya Bunda?

26 03 2009
dafhy

alhamdulillah udah sehat bunda anaknya?

26 03 2009
Rian Xavier

virsnya mewabah di mana-mana ya.. Nice post.

27 03 2009
oRiDo™

wah, mesti siap2 nih biar anak saya gak kena virus ini..
makasih info nya…

27 03 2009
siwi

Aduh Fay lucu sekaliii… Semoga cepat sembuh dan selalu sehat yaa..😀

27 03 2009
wee

Wah wah, postingan yg bagus, informatif. Thumbs up! Jd inget ponakan yg lg lucu2nya…

28 03 2009
Didien®

Alhamdulillah sudah sehat kembali… ^_^

salam silaturrahmi,

28 03 2009
ven

Alhamdulillah fay dah sehat…thanks bgt mba infonya lengkap🙂

btw baim jg pernah kena virus begini..dr tanda2nya mirip bgt…bintik berair di mulut dan pas pecah jd sariawan..cm dokternya bilang itu sariawan krn komplikasi dr radang tenggorokan…aku sendiri ragu krn ga ada demam tinggi…biasanya kalo radang ada demam tinggi…akhirnya antibiotiknya gag kukasihkan..cukup obat olesnya, Lama jg itu sariawan sekitar 3 hr br membaik…yg paling bikin sedih…gag mau makan-minum sama sekali…butuh usaha keras utk meyakinkan baim saat sariawan dah sembuh utk percaya diri lg mau memasukkan makanan atw minuman ke dlm mulut…krn rasa perih cukup membuat baim trauma utk mkn & minum.

28 03 2009
Ekonikoe AN

Wah, maunya cuma iseng mampir, malah dapat bonus info tentang MKT yang saking katroknya baru aku dengar.
Tak rugi dah! Tanks Bu…

28 03 2009
hmcahyo

wah semoga sehat selalu🙂

untung bukan virus hiblogikhohnya mas didin http://dcamz.web.id🙂

28 03 2009
pakde

Mantab nih…saya juga baru kena virus,,,,tapi yang kena laptop….ha ha ha ha.
Cara penularannya mengerikan juga ya….harus bener2 extra perhatian jaga kebersihan nih keknya…..

30 03 2009
DanishAndzar

Salam…
Bagus sekali postingannya…bleh dijadikan panduan…buat semua…

30 03 2009
uvi07

asssalamu’alaikum….

masyaAllah, hanya Allahlah yang tau apa yang engenai diri kita…
dan oleh kerananya, pantas bagi kita, bahkan suatu kewajiban bagi kita tuk ngebalikin semuanya kepada Allah…

walhamdulillah, wa jazaakillah ahsanal jazaa’ tlah bersilaturahmi…

30 03 2009
Cangkru'an Bisnis Kog....

Ya alloh….

sembuhkanlah hambamu…..dari segala macam cobaan ataukah ujian…

thanks….
ini kunjungan baliknya…..

30 03 2009
ina

assalamu’alaykum warohmatullahi wabarokaatuh

alhamdulillah.. sudah sehat… betul Umi.. yg penting, ASI nya tetep jalan😀

30 03 2009
ichaawe

ngeri yah mbak nin’… ko jaman skrg kyknya virus macem2.
aku kebayang degh.. baca ciri2 penyakit ini… apalagi mulut terasa perih itu.sariawan biasa aja rasanya ngeselin bgt.
alhmdulillah dede fay udah sembuh yah.

31 03 2009
syelviapoe3

Alhamdulillah..Faynya sudah sembuh, ya, mbak Nin…

Sudah lama dengar ttg Penyakit ini..kirain mirip sama penyakit yang di derita oleh kambing

hm..hm..satu lagi ilmu yang di dapat…
Terima kasih, mbak..

1 04 2009
cantigi

mudah2an sehat terus sekeluarga ya.. ^_^

1 04 2009
ria manies

hemmm begitu ya mbak… jadi ikut belajar dechhhh😉

1 04 2009
rfirmans

Mba Nin * — Terima kasih kembali mbak. Jangan lupa perbanyak Doa dan Sedekah. Semoga cepet sembuh ya.
*reblog-walking: http://www.niafirman.net/id/coxsackie-virus-penyerang-balita.php#comment-140

2 04 2009
Rizal

wah mas, aku turut prihatin ,
semoga cpet sembuh ya anaknya

2 04 2009
goncecs

kesehatan adalah nikmat Allah yang sangat mahal

4 04 2009
mas8nur

Anakku batuk pilek sehari aja aku dah stress karena kasian ngelihatnya apalagi sampe kena virus begituan……semoga jangan sampai, juga putra mbak Nin yang ganteng itu nggak kena lagi deh. Amin.

5 04 2009
ven

Mba Nin…mo oot nanya nihhh….bisa bikin ayam taliwang gag mba?…kalo punya resepnya huwaaaaa…akuuu mauuu banged mba di japri heheheh….*lg ngimpi ayam taliwang trs nih*

7 04 2009
puang cahaya dewa

salam dari bandung
saya suka membaca artikel anda, cukup inspiratif, saya mendapat ilmu baru

Bergabunglah bersama saya agar tidak adalagi orang-orang yang di miskinkan secara struktural
http://esaifoto.wordpress.com/

15 04 2009
uwiuw

banyak yg lagi sakit yah akhir2 ini. apakah salah pak cuaca ?

21 04 2009
komuter

kalau sudah berbicara masalah anak yang sedang bermasalah memang penuh dengan kekhawatiran. semoga setelah sembuh tidak mudah sakit lagi.

21 04 2009
zigzag

singapur ganaz tuh

23 04 2009
galih

kesehatan mahal ya bun.. harus dijaga.. kadang2 aku sendiri jg lupa, lupa bahwa masih bernafas dan diberi kesehatan. harus banyak2 bersyukur🙂. iya kan bun

24 04 2009
Menik

Virus2 sekarang makin aneh dan berbahaya ya bu ? jadi ngeri.. tapi insya Allah selalu ada cara untuk menyembuhkannya, amiin..

4 05 2009
Abuyahya

Masya Allaah, ternyata “rumah sakit” dan “penyakit” dari kacamata seorang ibu bisa begitu mengharukan dan mengandung banyak pelajaran. Semoga mBak Nin bertambah terus ilmu kesehatannya, ya…Aamien.

Saya ingat waktu kecil dahulu karena sakit-sakitan ibu saya mewanti-wanti agar saya kalau besar jadi dokter saja, sebab biaya ke dokter mahal dan kalau sampai besar terus sakit-sakitan bisa ngobatin diri sendiri. AlhamdulilLaah ternyata tidak berlanjut sakit-sakitannya, tentu karena perhatian dan do’a seorang ibu juga. Namun, pesan ibu saya hanya bisa saya penuhi sebagian, yaitu sampai sekarang tulisan tangan saya acak-acakan kayak tulisan dokter, he…he. Saya juga tidak pernah merasakan diopname di RS, karena di rumah sudah ada “dokter pribadi”, alhamdulilLaah.

Moga-moga Fayyadh mau jadi Dokter kalau sudah besar nanti, baik dokter rohani (seperti saya..ehm!), maupun dokter jasmani (seperti istri saya). Aamien.

13 05 2009
siponang

belbahaya lho ommmm…..

15 05 2009
zulhaq

ternyata udah merebah sampai daerah lombok
sebagai pengunjung daerah lombok yang cukup sering, harus jaga2 niy, dan sapa tau dapat jodoh dan memulai generasi baru di lombok he2

26 05 2009
ridu

Assalamualaikum, mba apakabar?? alhamdulillah deh semoga Fayyadh dan sekeluarga sehat ya mba.. sekarang emang lagi jaman penyakit-penyakir baru yang parah-parah..

26 05 2009
endra winata

makasih dah berikan satu ilmu lagi buatku…..

11 07 2009
em

Mbak Nin..apakabar..?
rindu aku,.. sudah lama tak kunjung ke sini…

28 07 2009
didien

hafa habar?(suara dlm masker hehehehe antisipasi virus) Ikutan 4th IBSN award yuk..
Informasi dan ketentuan silahkan baca di sini
IBSN= Karena Berbagi Tak Pernah Rugi..

Trimakasih…^_^

19 08 2009
nh18

Ibu NIn …
Apa Kabar …
Dengan segala kerendahan hati saya hanya ingin mengucapkan …

Mohon Maaf Lahir Bathin …

Mari kita sambut bulan penuh berkah ini dengan Gembira …

Salam saya

3 10 2009
emma

Mbak Nin.. sudah lama tak ada berita.. kemanakah ..?

3 10 2009
maskuncoro

Virus Singapur? Wah… baru denger tuh.

21 03 2010
emi

saya baru saja baca dan saat ini anak saya sedang terkena virus tsb..kira2 brp lama masa penyembuhannya dan obat apa saja yg hrs di konsumsi karna anak daya berumur 19 bulan…

2 08 2010
subhan basri

terima kasih informasinya…………….

30 09 2010
Nin

Sama-sama🙂

30 09 2010
Nin

sama-sama

5 08 2011
Baju Tanah Abang

yah..thanks atas infonya ya…salam kenal..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




%d bloggers like this: